MALANG, Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan karakter melalui kolaborasi dengan SMPN 11 Malang dalam Program Asistensi Mengajar.
Program ini dilaksanakan mulai 26 Agustus hingga 6 Desember 2024, dengan mahasiswa UM turut bersinergi bersama guru dalam kegiatan akademik maupun non-akademik di sekolah.
Salah satu fokus pendampingan mahasiswa Asistensi Mengajar adalah pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi siswa kelas IX pada semester gasal tahun ajaran 2024/2025.
Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan tantangan zaman.

Dalam pelaksanaan P5 di SMP Negeri 11 Malang, terdapat dua program utama yang dijalankan, yakni BRILIANT dan SEGO KRAWU. Kedua program ini dirancang untuk mengembangkan kreativitas, literasi digital, serta jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.
Program BRILIANT (Berpikir Kreatif dalam Literasi dan Inovasi Digital) mengusung tema Rekayasa dan Teknologi. Melalui program ini, siswa diperkenalkan pada dunia digital dengan praktik pembuatan situs web sederhana menggunakan Google Sites.
Dengan pendampingan mahasiswa UM dari Program Studi Fisika, siswa belajar secara bertahap mulai dari membuat halaman, menambahkan media, hingga menyajikan informasi secara kreatif dan sistematis.
Kegiatan BRILIANT dilaksanakan di Masjid SMP Negeri 11 Malang lantai 2. Selain memberikan pemahaman dasar tentang teknologi digital, kegiatan ini juga melatih siswa untuk berpikir inovatif, meningkatkan literasi digital, serta menyalurkan ide dan kreativitas mereka dalam bentuk karya nyata.

Sementara itu, program SEGO KRAWU (Sakti, Gotong Royong, Kreativitas, dan Wirausaha) lebih menitikberatkan pada penguatan jiwa kewirausahaan siswa.
Program ini dilaksanakan pada 14–18 Oktober 2024 dan memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam membangun serta mengelola usaha sederhana.
Dalam program SEGO KRAWU, siswa dibekali berbagai keterampilan kewirausahaan, mulai dari membangun branding produk, menghitung modal dan keuntungan, menentukan strategi pemasaran, hingga menyelenggarakan bazar.
Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara bertahap, mulai dari orientasi, pembentukan kelompok, riset pasar, pembuatan sampel produk, hingga evaluasi akhir.

Melalui pendampingan mahasiswa Asistensi Mengajar UM, siswa didorong untuk aktif berkolaborasi, berdiskusi, serta mengambil peran dalam setiap tahapan kegiatan. Hal ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kewirausahaan, tetapi juga melatih tanggung jawab dan kemandirian.
Melalui rangkaian Projek P5 ini, siswa SMP Negeri 11 Malang tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang teknologi dan kewirausahaan, tetapi juga mengasah keterampilan abad ke-21, seperti kerja sama tim, komunikasi, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.
Diharapkan, pengalaman ini dapat menumbuhkan generasi pelajar yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








