MALANG, Tugujatim.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang meresmikan Gedung Parkir Kayutangan pada Rabu (07/01/2026). Gedung parkir ini berkapasitas 800 motor beroperasi gratis untuk periode sosialisasi pada 7-13 Januari 2026.
Aturan motor dilarang parkir di sepanjang tepi jalan koridor Kayutangan Heritage berlaku usai gedung parkir beroperasi. Bahkan, rambu-rambu pelarangan parkir terpasang, termasuk informasi lokasi Gedung Parkir Kayutangan.
Baca Juga: Tata Kota! Larang Parkir Motor di Tepi Jalan Kayutangan Heritage Malang Mulai 7 Januari 2026
Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra menjelaskan, Gedung Parkir Kayutangan berdiri untuk memfasilitasi para pengunjung. Secara bertahap, dia mengatakan, fokus gedung parkir lebih banyak untuk motor.
“Jadi kendaraan parkir gratis selama seminggu ke depan. Gedung parkir bisa menampung 40 mobil dan 800 motor,” kata Widjaja.
Optimistis Gedung Mampu Menampung Kendaraan Parkir
Dia optimistis gedung parkir mampu menampung seluruh motor pengunjung Kayutangan Heritage. Dia juga telah memperhitungkan kapasitas secara detail, termasuk dalam momen liburan akhir pekan.
“Gedung ini mampu menampung motor parkir di badan jalan. Kami sudah kaji dan hitung termasuk saat akhir pekan itu rata-rata 800 motor. Jadi mudah-mudahan muat,” jelasnya.

Selama sosialisasi, dia berharap kebiasaan pengunjung Kayutangan yang parkir di tepi jalan bisa benar-benar beralih ke Gedung Parkir Kayutangan. Karena itu, dia mengatakan, kenyamanan, estetika dan kepadatan lalu lintas destinasi koridor Kayutangan Heritage ini bisa lebih baik.
Baca Juga: 10 Wisata di Kayutangan Heritage Malang yang Legendaris Akhir Tahun, Wajib Dikunjungi Wisatawan!
“Kami juga turunkan petugas untuk memperkuat sosialisasi dan mengarahkan jika masih ada motor yang parkir di tepi jalan,” ujarnya.
Setelah sosialisasi, dia mengatakan, motor maupun mobil yang membandel parkir di sepanjang Kayutangan akan ditilang. Kecuali untuk mobil yang masih diperbolehkan parkir di kiri jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








