TUBAN, Tugujatim.id – Puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD dr Koesma Tuban dimutasi ke sejumlah Puskesmas.
Upaya menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan pun terus dilakukan, salah satunya melalui pengarahan kepada puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kesehatan yang akan menjalani penugasan baru di Puskesmas.
Pengarahan tersebut digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, Rabu (14/01/2026) di Ruang Aster Dinkes P2KB.
Sebanyak 63 PNS tenaga kesehatan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka seluruhnya merupakan aparatur sipil negara yang sebelumnya bertugas di RSUD dr. R. Koesma Tuban dan kini dialihkan untuk memperkuat layanan kesehatan tingkat pertama di puskesmas.
Puluhan peserta pengarahan itu berasal dari berbagai latar belakang profesi. Rinciannya, 49 orang perawat, 12 bidan, satu administrator kesehatan, serta satu tenaga sanitasi lingkungan.
Mereka diproyeksikan menjadi bagian dari garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja puskesmas masing-masing.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Tuban, drg. Roikan menekankan, pentingnya kesiapan mental dan kedisiplinan kerja dalam menjalankan tugas di lingkungan baru.
“Perpindahan tugas ke puskesmas menuntut kesiapan dalam menjalankan tanggung jawab sesuai tugas dan fungsi. Saya berharap seluruh pegawai dapat segera menyesuaikan diri dan menjaga kedisiplinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar drg. Roikan.
Direktur RSUD R. Ali Manshur ini menjelaskan, karakter pelayanan puskesmas memiliki perbedaan mendasar dibandingkan rumah sakit.
Jika rumah sakit lebih dominan pada pelayanan kuratif dan rujukan, maka Puskesmas berfokus pada pelayanan promotif dan preventif yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Karena itu, para tenaga kesehatan diminta memahami pola kerja puskesmas, mengenali wilayah tugas, serta peka terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat setempat. Penyesuaian tersebut dinilai penting agar pelayanan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain kesiapan individu, lulusan Universitas Airlangga juga mengingatkan, pentingnya kerja tim di puskesmas. Menurutnya, kolaborasi lintas profesi menjadi kunci dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang menyeluruh dan berkelanjutan.
“Komunikasi dan kerja sama antar petugas sangat menentukan kualitas layanan. Puskesmas adalah pelayanan berbasis tim,” tegasnya.
Melalui kegiatan pengarahan ini, Dinkes P2KB Tuban berharap seluruh PNS tenaga kesehatan yang berpindah tugas mampu menjalankan peran barunya secara optimal tanpa mengurangi mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Dengan pengarahan ini, saya berharap seluruh PNS tenaga kesehatan yang berpindah tugas dapat melaksanakan peran di puskesmas dengan penuh tanggung jawab serta tetap menjaga kualitas pelayanan kesehatan,” pungkas drg. Roikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








