• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jalan tembus Griya Shanta.

Warga setempat menyaksikan pembongkaran tembok sebagai jalan tembus Griya Shanta oleh sekelompok orang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Polemik Jalan Tembus Griya Shanta Buntu, Komunikasi Warga dan Pemkot Malang Terputus

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Polemik rencana proyek jalan tembus Griya Shanta, Kota Malang, Jatim, buntu karena belum ada titik terang. Sebab, warga ada yang sepakat dan menolak. Karena itu, warga menuntut keterbukaan informasi yang utuh soal visi rencana jalan tembus.

Untuk diketahui, warga Perum Griya Shanta sebelumnya telah menggugat Pemkot Malang soal rencana membongkar tembok perumahan sebagai akses jalan tembus. Proses hukumnya kini terus berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Malang dan memasuki tahap mediasi.

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

Baca Juga: Tembok Griya Shanta Dibongkar di Tengah Konflik Proyek Jalan Tembus Kota Malang

Ketua RT 5 RW 12 Arif Rahman Hakim mengatakan, warga menilai belum diberi penjelasan utuh dari Pemkot Malang soal rencana jalan tembus itu.

“Warga merasa tidak mendapatkan pemaparan yang jelas. Padahal, yang dibutuhkan itu komunikasi dua arah yang terbuka,” kata Hakim pada Jumat (16/01/2026).

Dia mengatakan, perlu ada dialog transparan untuk mengambil keputusan. Dia juga menekankan, keterbukaan informasi juga penting untuk dijunjung tinggi.

Warga Tak Anti Pembangunan

Hakim menegaskan, pihaknya tak anti pembangunan. Namun, dia menilai perlu adanya proses komunikasi dan sosialisasi yang optimal.

“Pemkot punya kepentingan pembangunan, warga juga punya kebutuhan. Dua hal ini seharusnya bisa bertemu di satu titik temu, tentu dalam komunikasi yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 1 RW 12 Hendi Suryo Leksono mengatakan, dampak polemik jalan tembus Griya Shanta itu terasa di seluruh RW meski wilayahnya tidak berbatas langsung dengan lokasi konflik.

“RW 12 itu ada delapan RT, yang berbatasan langsung di RT 8, tapi dampaknya dirasakan semua warga,” ungkapnya.

Hendi berharap konflik selesai secara bijaksana. Bagi dia, menentukan jalan tengah perlu dilakukan agar konflik ini tidak berlarut.

Dia melihat, komunikasi warga dan pihak kelurahan hingga dinas terkait mulai terputus. Padahal, warga ingin mendapat informasi utuh soal misi pembangunan itu.

Baca Juga: Pembongkaran Tembok Jalan Tembus Candi Panggung Kota Malang Tuai Penolakan Warga

Sedangkan isu adanya kepentingan lain di balik jalan tembus itu terus berembus di tengah masyarakat. Mulai dari isu pembangunan hunian tower hingga perumahan.

“Tentu pihak yang berkepentingan tahu informasi yang benar seperti apa. Itu yang ingin kami dengar langsung penjelasan resminya,” katanya.

Dia juga meminta ada pertemuan dengan para pemilik lahan di sekitar jalan tembus Griya Shanta yang diduga hendak dijadikan hunian baru. Mengingat, Perum Griya Shanta juga terdapat sekolahan yang berpotensi terdampak jika ada jalan umum baru.

“Warga tidak serta merta menolak. Yang diminta itu dialog terbuka dan transparansi,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita jalan tembusBerita Kota Malang hari iniJalan Tembus Candi Panggung-Suhat MalangJalan tembus di Kota MalangKota Malang hari iniMalangProyek jalan tembus Griya Shanta Kota Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Lampu hias.

Bersolek! Jalanan Embong Kembar Sultan Agung Kota Batu Makin Estetik Dilengkapi Lampu Hias

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID