PASURUAN, Tugujatim.id – Dua perempuan di Kota Pasuruan mencuri uang tabungan hajatan milik nenek Tumini (82).. Pelaku berpura-pura membeli sembako, sebelum menjalankan aksinya.
Pencurian tersebut terjadi pada Jumat (16/1) di rumah korban di Jalan Kartini, Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Tumini mengungkapkan, kedua pelaku datang berpura-pura membeli kebutuhan sehari-hari di warungnya. Salah seorang pelaku berbelanja berbagai macam kebutuhan, mulai bumbu dapur hingga gula.
“Bahkan menawarkan mukenah buat Lebaran,” kata Tumini pada Sabtu (17/1).
Ketika korban tengah sibuk melayani, pelaku lainnya minta izin pergi ke kamar mandi. Kemudian memanfaat kesempatan untuk membuka almari milik korban.
Pelaku mengambil dua kaleng berisi uang tabungan koin milik korban dari dalam almari. Uang tersebut rencananya hendak dipakai untuk hajatan 1000 hari mengenang anaknya yang meninggal dunia.
“Uang itu saya simpan untuk acara 1000 hari anak saya nanti setelah Lebaran,” imbuhnya.
Korban tidak bisa memastikan jumlah uang yang hilang. Namun diperkirakan tabungan tersebut lebih dari Rp3 juta.
“Semuanya 4 kaleng, yang dua diambil, satu isinya koin Rp500, satunya lagi koin Rp1000,” ungkapnya.
Aksi para pelaku baru disadari korban setelah keduanya pergi meninggalkan warung. Pelaku kabur menaiki sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam ke arah utara.
Warga sekitar berharap kepada aparat Kepolisian agar segera menangkap pelaku supaya tidak terulang pada warga lainnya, terutama lansia.
Korban juga sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Purworejo. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa CCTV di dekat rumah korban dan meminta keterangan saksi.
“Laporan telah kami terima, dan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Aipda Junaidi, Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Loh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








