MALANG, Tugujatim.id – Peresmian Alun-Alun Merdeka, Kota Malang, Jatim, usai direvitalisasi melalui dana CSR Bank Jatim digelar pada Rabu malam (28/01/2026). Hari pertama pasca dibuka, pengunjung meminta kondisi ini steril dari pedagang kaki lima (PKL).
Berdasarkan pantauan di lapangan, air mancur menjadi spot paling diminati pengunjung untuk berswafoto. Bahkan, anak-anak tampak berbasah kuyup saat bermain air.
Baca Juga: Oknum Jukir Liar Patok Tarif Parkir Mahal, Wisatawan Alun-Alun Kota Batu Curhat di Medsos
Selain itu, banyak pengunjung menikmati suasana wajah baru alun-alun dengan duduk santai di ampiteater. Sedangkan area playground juga dipadati anak-anak yang tengah bermain. Anjungan air siap minum juga tersedia di sejumlah titik.

Naila Fariatul, salah satu pengunjung asal Pakis, menyebut, estetika Alun-Alun Merdeka kini lebih indah dan cantik. Dia menyebut, melihat banyak perubahan di sejumlah fasilitas.
“Banyak perubahan, mulai air mancur, playground, tempat duduk, dan ada anjungan air minumnya,” kata Naila, Kamis (29/01/2026).
Pemkot Diharapkan Pertahankan Estetika Alun-Alun
Dia berharap pemerintah tetap bisa mempertahankan estetika Alun-Alun Merdeka. Terutama soal keberadaan PKL yang selama ini kerap menjadi perbincangan publik dan membuat kesan alun-alun tidak tertata.
“Mungkin nanti lebih sering patroli saja supaya bisa dikondisikan. Karena kalau banyak PKL yang masuk itu cukup mengganggu, jadi nggak nyaman aja,” ucapnya.
Baca Juga: Malam Puncak Hari Jadi Tuban: Kahitna Siap Guncang Alun-Alun, Polisi Rekayasa Lalin
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Wahyu Hidayat mengatakan, revitalisasi landmark Kota Malang ini direvitalisasi dengan tetap mempertahankan ciri khasnya.
“Setelah direvitalisasi, kami bisa melihat hasilnya. Ini bisa dinikmati semua kalangan,” ujarnya.

Pengerjaan revitalisasi alun-alun melalui dana CSR Bank Jatim senilai Rp5 miliar. Proses pengerjaannya sekitar 105 hari. Harapannya, area alun-alun menjadi paru-paru atau ruang terbuka hijau (RTH) Kota Malang sekaligus ruang interaksi publik.
“Alun-alun ini salah satu RTH Kota Malang. Kami akan jaga agar tetap bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








