Pasuruan, Tugujatim.id – Aksi begal di Pasuruan bacok kepala korban, tetapi gagal rampas sepeda motor karena kunci jatuh. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (25/2) malam pukul 23.30 WIB.
Muhammad Dahlan (52), warga asal Dusun Gerongan, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan menjadi korban komplotan begal.
Kala itu, korban sedang dalam perjalanan pulang menuju rumah istrinya di Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.
Dahlan mengaku sedang mengemudikan sepeda motor dengan kecepatan sedang. Akan tetapi, secara tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah belakang yang langsung memepetnya.
“Saya tidak pernah memacu kendaraan saya dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba saja dari belakang ada sepeda motor yang mepet ke kendaraan saya,” ujar Dahlan pada Kamis (26/2).
Sepeda motor korban kemudian bersenggolan dengan sepeda motor pelaku. Salah satu pelaku kemudian langsung mematikan sepeda motor milik Dahlan.
“Saya terjatuh, belum sempat berdiri pelaku langsung membacok saya,” ungkapnya.
Saat itu kunci terlepas dari tempatnya bersamaan saat korban terjatuh. Ketika pelaku berupaya mencari kunci sepeda motor yang terjatuh, korban pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berlari kabur ke arah kebun tebu di sekitar TKP kejadian. Korban mengatakan pelaku berjumlah dua orang dan semuanya memakai masker.
Keduanya mengemudikan kendaraan sepeda motor Honda Vario warna hitam dan pelek merah.
Dahlan menyebut pelaku mulanya datang dari arah utara atau Desa Kedawung. Namun korban menduga pelaku sempat berputar arah.
“Rupanya terlihat dari selatan, mungkin lihat kondisi sepi lalu putar balik,” imbuhnya.
Akibat pembacokan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala. Luka tersebut cukup panjang dan memperoleh jahitan sepanjang 10 centimeter.
Beruntungnya para pelaku gagal membawa sepeda motor korban.
“Kepala saya kena bacok menggunakan celurit, panjang lukanya sekitar 10 centimeter,” katanya.
Mesk jadi korban pembegalan, Dahlan mengaku belum melapor secara resmi ke pihak kepolisian. Tetapi aparat kepolisian dari Polsek Rejoso mendatangi rumahnya guna meminta keterangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Repoter: Lohk Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








