TRENGGALEK, Tugujatim.id – Hama tikus menjadikan persoalan yang menghantui para petani di Desa Salamrejo, Kabupaten Trenggalek. Namun, menyikapi hama tikus yang merajalela tersebut, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Salamrejo memiliki cara unik sekaligus menghibur. Ya, bersama gabungan kelompok tani (Gapoktan) setempat, pihaknya menggelar sayembara berburu tikus yang dimulai Senin (6/9/2021) ini.
Sayembara berburu tikus itu disampaikan melalui surat nomor: 003/406.06.2006/2021. Dalam surat itu, dijelaskan bahwa warga Desa Salamrejo bisa memburu hama tikus dengan metode apapun. Kemudian, satu ekor tikus akan dihargai dengan Rp. 1.000.

Seperti yang dikatakan Pejabat (pj) Kepala Desa Salamrejo, Bambang Dwi Putranto, pemerintah desa mencoba hadir ketika maraknya hama tikus yang menyebar di area persawahan dan menyerang tanaman petani.
“Bentuknya adalah apresiasi atau reward terhadap warga salamrejo yang mau membawa hasil tangkapan tikus atau bangkai tikus dengan nominal satu ekornya seribu rupiah,” jelasnya terhadap awak media.
Sayembara itu, akan dilaksanakan sepekan mulai Senin ini (06/09/2021), dengan luasan lahan sawah sekitar 100 hektare.
Hari Pertama, Hama Tikus Terbasmi 250 Ekor

“Pada hari pertama warga berhasil mengumpulkan 250 ekor tikus,” terang bambang.
Seperti yang dikatakan Lucky Efendi warga Salamrejo RT 14 RW 06 yang sudah menyetorkan hasil tangkapan sebanyak 60 tikus.
“Saya menangkap tikus mulai jam 20.00-00.00 wib bersama teman-teman dengan menggunakan senapan angin, saya membawa uang 60 ribu setelah menukar 60 ekor bangkai tikus di balai desa,” jelas lucky.
Sekadar menambah informasi, Lucky mencari tikus di wilayah persawahan yang ditanami jagung dan mentimun.
Selanjutnya hama tikus yang sudah disetorkan akan di kubur tak jauh dari lokasi Balai Desa Salamrejo.








