• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penyakit campak.

Ilustrasi imunisasi cegah penyakit campak di Kota Pasuruan. (Foto: dok Dinkes Kota Pasuruan)

56 Kasus Penyakit Campak di Pasuruan, Penyebab Imunisasi Tak Lengkap: Balita Paling Banyak Terjangkit

Dwi Linda by Dwi Linda
4 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Terjadi peningkatan kasus penyakit campak di Kota Pasuruan pada awal 2026. Pada dua bulan pertama tahun ini, kasus campak sudah mencapai puluhan dan menyasar beragam kelompok usia.

Dalam catatan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, sampai Februari 2026 tercatat 56 kasus penyakit campak. Penderitanya mulai dari kalangan balita, remaja, hingga orang dewasa.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Baca Juga: Lima Anak di Kota Malang Terjangkit Wabah Campak

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan Shierly Marlena mengungkapkan bahwa balita menjadi kelompok paling banyak terjangkit penyakit campak.

“Kasus campak di Kota Pasuruan tercatat selama Januari dan Februari 2026 mencapai 56 kasus. Yang terdampak tidak cuma balita, tapi remaja dan orang dewasa. Akan tetapi memang paling banyak terjadi pada balita,” ujar Shierly pada Senin (09/03/2026).

Jumlah tersebut meningkat secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana sepanjang tahun 2025, kasus campak di Kota Pasuruan ada sebanyak total 74 kasus.

Shierly mengatakan, salah satu yang menyebabkan adanya peningkatan kasus campak adalah imunisasi yang tidak lengkap pada sebagian masyarakat. Padahal, penyakit campak sangat dengan mudah menular.

Baca Juga: Pemkab Jember Gandeng Organisasi Internasional UNICEF, Cegah KLB Campak

“Salah satu penyebabnya adalah imunisasi yang tidak lengkap. Kemudian juga pola hidup sehat dan bersih yang masih kurang. Padahal penyakit campak sangat mudah menular,” ungkapnya.

Meskipun begitu, Shierly memastikan bahwa sampai saat ini di Kota Pasuruan tidak ada laporan kasus kematian akibat penyakit campak.

“Sampai sekarang di Kota Pasuruan tidak ada kasus kematian akibat campak,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Pasuruan hari iniCampak di Pasuruan naikKota Pasuruan hari iniPasuruanPenyakit campak di Kota Pasuruan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Insentif nakes RSUD.

Insentif Nakes RSUD Dipangkas, DPRD Jatim Minta Pemprov Evaluasi Kebijakan Efisiensi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID