• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
KLB Campak

Upaya pencegahan KLB Campak, Pemkab Jember melibatkan organisasi internasional UNICEF. (Foto: Istimewa)

Pemkab Jember Gandeng Organisasi Internasional UNICEF, Cegah KLB Campak

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
11 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Di tengah merebaknya wabah campak di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Jember, Organisasi internasional United Nations Children’s Fund (UNICEF) ikut andil dalam upaya pencegahan Kejadian Luar Biasa Campak (KLB Campak).

Pakar kesehatan dari UNICEF, Armunanto, menekankan pentingnya sinergi antar instansi sebagai fondasi utama keberhasilan program. Dia menilai kontribusi otoritas daerah memiliki peran krusial untuk mengakselerasi pelayanan medis bagi generasi muda yang terkena dampak.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

“Sebagai bagian integral dari sistem pemerintahan, isu-isu regional otomatis menjadi bagian dari tanggung jawab kami,” tegas Armunanto pada Senin (1/9/2025).

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa UNICEF bersama pemerintah federal terus menjalin kemitraan strategis dengan otoritas provinsi dan tingkat kabupaten/kota termasuk Kabupaten Jember.

“Kerja sama sama diperlukan untuk menghadapi wabah campak yang sebetulnya dapat diatasi secara menyeluruh. Kendati demikian, minimnya kesadaran masyarakat terkait campak pada generasi muda sangat minim,” jelas Armunanto.

Menurut Armunanto, wilayah Jember masuk dalam zona terdampak meskipun belum ada laporan korban jiwa akibat wabah campak. Kondisi ini kontras dengan situasi di Sumenep yang telah melaporkan adanya korban meninggal.

Dia menganalisis bahwa fenomena tersebut mencerminkan investasi program vaksinasi masa lalu masih memberikan efek protektif, walaupun masih terdapat sebagian anak yang belum mendapat imunisasi secara optimal.

“Hal ini menunjukkan bahwa sistem perlindungan kesehatan anak-anak di Jember relatif memadai. Kami berharap dengan dilakukannya kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Jember,” imbuhnya.

Di luar permasalahan campak, UNICEF juga mengangkat isu-isu kesehatan publik lainnya. Hal itu tidak terlepas dari tingginya jumlah penduduk di Jawa Timur yang menyebabkan angka kasus kesehatan secara angka signifikan.

Oleh karena itu, pencapaian positif penanganan di Jember akan berkontribusi pada target Jawa Timur dan sekaligus nasional. Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar nomor dua di Indonesia.

Armunanto menjelaskan bahwa pasokan vaksin untuk menanggulangi campak disalurkan langsung dari pemerintah pusat. Kabupaten hanya perlu mengajukan permintaan berdasarkan hasil pendataan target anak.

“Dalam mekanisme nya nanti, pemerintah daerah melapor ke provinsi dan dari provinsi diteruskan ke pemerintah pusat, sebelum disalurkannya vaksin sesuai kebutuhan di daerah. Dengan begitu tidak ada yang terlewatkan,” ungkap Armunanto.

Dia menegaskan bahwa program vaksinasi tidak hanya ditujukan untuk anak-anak yang terdampak, tetapi mencakup seluruh anak yang belum menyelesaikan imunisasi wajib. Strategi ini bertujuan mencegah kemungkinan penyebaran baru.

Tim UNICEF memandang inisiatif kolaboratif ini bukan semata-mata sebagai respons darurat, namun juga sebagai investasi berkelanjutan untuk kesehatan generasi muda di Jember dan Jawa Timur secara keseluruhan.

UNICEF berfokus melalui imunisasi untuk melakukan pencegahan kasus sejenis campak di masa yang akan datang. Oleh karena itu partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menjamin semua anak mendapat vaksinasi.

“Sehingga diperlukan kesadaran dari seluruh masyarakat, sehingga kolaborasi ini dapat menjamin anak-anak di Kabupaten Jember untuk bertumbuh dan berkembang dengan kondisi kesehatan yang maksimal. Selain itu anak-anak juga dapat terlindungi dari penyakit yang lebih serius,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: JemberKabupaten JemberKLB CampakPemkab JemberUNICEF
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Puncak Abiyoso

Pesona Puncak Abiyoso yang Sakral

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID