• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mudik Lebaran

Ilustrasi Mudik Lebaran Lebih Irit BBM Terapkan Eco Driving

Mudik Lebaran Lebih Irit BBM Terapkan Eco Driving, Apa Itu? 

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
3 months ago
in Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Mudik Lebaran tidak hanya soal sampai ke kampung halaman, tetapi juga bagaimana perjalanan bisa ditempuh secara efisien.

Salah satu cara yang dinilai efektif adalah menerapkan eco driving, yakni gaya berkendara yang mampu menghemat bahan bakar sekaligus menekan emisi kendaraan hingga mendekati 50 persen.

You might also like

Dekorasi kamar kost low budget

Ini Inspirasi Dekorasi Kamar Kost Low Budget agar Nyaman untuk Belajar dan Istirahat

04/06/2026 2:51 PM
Cara glow up alami.

7 Cara Glow Up Alami yang Lagi Viral di Kalangan Anak Muda

29/05/2026 11:33 AM

Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Fauzan Ammar Putra, ST., MT. Ia menegaskan bahwa pola berkendara yang tepat sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar, terutama dalam perjalanan jarak jauh seperti mudik.

“Eco driving pada dasarnya adalah cara mengoperasikan kendaraan agar kerja mesin dan sistem pembakaran tetap optimal. Dengan menjaga putaran mesin di rentang ideal, konsumsi bahan bakar bisa ditekan dan pembakaran menjadi lebih efisien,” jelasnya.

Dalam praktiknya, Fauzan menyebut menjaga kecepatan tetap konstan menjadi kunci utama. Ia menilai lonjakan konsumsi bahan bakar paling besar terjadi saat kendaraan berakselerasi secara agresif.

“Konsumsi bahan bakar terbesar terjadi ketika kendaraan berakselerasi. Karena itu, pengemudi sebaiknya menjaga laju tetap stabil dan menghindari perubahan kecepatan yang drastis agar mesin tidak bekerja terlalu berat,” ujarnya.

Selain itu, penggunaan transmisi yang tepat juga menentukan efisiensi. Menahan gigi rendah terlalu lama akan membuat putaran mesin tinggi dan boros bahan bakar. Sebaliknya, perpindahan gigi pada waktu yang tepat membantu menjaga keseimbangan antara tenaga dan efisiensi.

Fauzan menambahkan bahwa pengelolaan Revolutions Per Minute (RPM) juga perlu diperhatikan. Mesin memiliki rentang putaran ideal untuk menghasilkan pembakaran paling efisien. RPM yang terlalu tinggi akan meningkatkan konsumsi bahan bakar, sementara RPM terlalu rendah membuat mesin bekerja lebih berat.

Ia juga menyoroti kebiasaan membuka jendela saat berkendara yang kerap dianggap sepele. Padahal, secara aerodinamika hal tersebut dapat meningkatkan hambatan udara dan berdampak pada konsumsi bahan bakar. “Lebih baik menggunakan AC dengan pengaturan yang bijak, termasuk memanfaatkan mode resirkulasi udara. Saat kaca dibuka, hambatan udara meningkat dan mesin harus bekerja lebih keras, sehingga bahan bakar menjadi lebih boros,” terangnya.

Meski penerapan eco driving di lapangan kerap menghadapi berbagai tantangan, Fauzan menilai pengemudi tetap bisa menerapkannya dengan menjaga ritme berkendara yang tenang.

“Walaupun kondisi lalu lintas tidak selalu ideal, pengemudi tetap bisa mengontrol gaya berkendara. Hindari menekan pedal gas secara mendadak dan usahakan ritme kendaraan tetap stabil agar efisiensi bahan bakar tetap terjaga,” katanya.

Tak hanya berdampak pada efisiensi, eco driving juga berkontribusi pada aspek keselamatan. Gaya berkendara yang halus dan terkontrol membuat pengemudi lebih antisipatif terhadap situasi di jalan serta mengurangi kelelahan selama perjalanan panjang.

Terkait beban kendaraan saat mudik, ia mengingatkan agar pengemudi tidak membawa muatan berlebih dan tetap memperhatikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan.

“Beban berlebih akan meningkatkan kerja mesin dan risiko overheat. Jika memungkinkan, sebagian barang bisa dikirim melalui jasa ekspedisi agar kendaraan tidak kelebihan muatan,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Fauzan menegaskan bahwa eco driving bukan sekadar upaya menghemat bahan bakar, melainkan bagian dari berkendara yang lebih bijak.

“Dengan gaya berkendara yang halus, stabil, dan terkontrol, perjalanan mudik bisa menjadi lebih hemat, aman, dan sekaligus ramah lingkungan,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Media Rilis

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: lebaranLebaran 2026mudikMudik Idulfitri 2026UMMUniversitas Muhammadiyah Malang
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Dekorasi kamar kost low budget

Ini Inspirasi Dekorasi Kamar Kost Low Budget agar Nyaman untuk Belajar dan Istirahat

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 2:51 PM
0

Tugujatim.id – Dekorasi kamar kost low budget menjadi salah satu hal yang mulai banyak dicari mahasiswa baru menjelang musim penerimaan mahasiswa...

Cara glow up alami.

7 Cara Glow Up Alami yang Lagi Viral di Kalangan Anak Muda

by Dwi Linda
29/05/2026 11:33 AM
0

Tugujatim.id – Cara glow up alami jadi salah satu resolusi yang paling banyak masuk wishlist anak muda di tahun 2026....

Self care trend.

5 Self Care Trend Juni 2026 yang Lagi Digemari Gen Z

by Dwi Linda
28/05/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id – Self care trend 2026 sekarang mulai jadi pembahasan yang sering muncul di kalangan anak muda, terutama Gen Z....

Skincare glowing murah.

7 Skincare Glowing Murah yang Lagi Ramai Dibahas Netizen, Paling Gong!

by Dwi Linda
27/05/2026 9:35 AM
0

Tugujatim.id - Memiliki kulit glowing dan sehat kini tidak selalu identik dengan skincare mahal. Banyak brand lokal hingga luar yang...

Next Post
Tim Probaplas

Produk Prostetis Berbahan Sampah Plastik Raih Juara Inovasi International di Turki

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID