GRESIK, Tugujatim.id – Menentukan waktu keberangkatan menjadi langkah penting bagi calon jemaah umrah 2026. Dibandingkan periode akhir tahun yang cenderung padat, umrah bareng Chatour Travel awal musim 1448 H pada Juni-Agustus 2026 justru menawarkan suasana ibadah yang lebih lapang dan nyaman, terutama di area Masjidilharam.
Menyambut musim umrah 1448 H, Chatour Travel merilis program “Umrah Keluarga Bahagia” yang dirancang khusus untuk memanfaatkan momen awal musim. Program ini menawarkan pilihan durasi perjalanan mulai dari 12-16 hari, memberikan fleksibilitas bagi jemaah untuk beribadah dalam kondisi yang relatif lebih kondusif pasca-musim haji.
Baca Juga: Peduli Mudik Lebaran, Chatour Travel Gandeng Suara Surabaya Media Suguhkan Informasi Realtime
Paket Umrah Awal Musim 1448 H dari Chatour Travel

Chatour Travel menyediakan beberapa opsi paket keberangkatan sepanjang awal musim 1448 H pada Juni hingga Agustus 2026:
1. Paket 12 Hari
Tersedia jadwal keberangkatan pada 18 Juli 2026 serta 1 dan 8 Agustus 2026 dengan harga mulai dari Rp28.350.000 hingga Rp34.000.000.
2. Paket 14 Hari (Direct Garuda Indonesia)
Paket ini hadir dengan jadwal reguler setiap pekan di bulan Juli dan Agustus 2026 bagi jemaah yang mengutamakan kenyamanan penerbangan tanpa transit dengan harga mulai dari Rp29.750.000 hingga Rp35.000.000.
3. Paket 16 Hari (Program Arbain)
Program Arbain ditujukan bagi jemaah yang ingin mengoptimalkan ibadah di Masjid Nabawi, dengan harga mulai dari Rp30.900.000 hingga Rp38.000.000.
Fasilitas Lengkap dan Sistem Transaksi Aman
Seluruh paket umrah awal musim 1448 H dari Chatour Travel telah mencakup kebutuhan utama jemaah, mulai dari tiket pesawat internasional, visa umrah, konsumsi tiga kali sehari, 5 liter air zam-zam, hingga bimbingan manasik, dan pendampingan penuh oleh tour leader serta muthawif.
Untuk menjamin keamanan transaksi, Chatour Travel menerapkan sistem pembayaran digital yang dilengkapi invoice resmi sebagai bukti pembayaran yang sah. Calon jemaah cukup melakukan deposit (booking seat) sebesar Rp5 juta untuk mengamankan kursi keberangkatan.
Data dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menunjukkan tren peningkatan yang signifikan pada awal musim umrah. Pada musim 1447 H, lebih dari 1,2 juta jamaah dari 109 negara tercatat memadati Tanah Suci sejak pembukaan musim, meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penerbitan visa pun naik hingga 27 persen, menandakan awal musim kini semakin diminati karena lebih hemat, tidak terlalu padat, dan cocok untuk ibadah sekaligus liburan bersama keluarga.
Strategi Memaksimalkan Ibadah di Tengah Musim Panas
Berdasarkan data operasional di Tanah Suci, efektivitas ibadah umrah pada musim panas sangat dipengaruhi oleh pemilihan waktu pelaksanaan rukun umrah. Analisis menunjukkan waktu terkondusif untuk melaksanakan Tawaf dan Sa’i sebagai berikut:
-
Pagi Hari (Setelah Subuh – 08.00)
Waktu yang paling direkomendasikan karena suhu udara masih sejuk dan kepadatan jemaah berkurang, sehingga area Mataf tidak terlalu sesak.
-
Siang Hari (Setelah Dzuhur – Sebelum Ashar)
Alternatif lainnya adalah setelah Duhur hingga sebelum Asar, saat banyak jemaah menghindari panas sehingga area tawaf lebih lengang. Ini adalah waktu suhu mencapai puncak panas, sehingga cocok bagi jemaah dengan kondisi prima untuk beribadah lebih dekat dengan Kakbah.
-
Larut Malam (Setelah Pukul 23.00)
Arus jemaah akan kembali lengang setelah salat Isya’. Dengan suhu yang dingin dan suasana yang tenang waktu ini ideal bagi jemaah yang ingin beribadah.
Kenyamanan ini semakin didukung dengan lokasi hotel yang strategis. Chatour Travel menempatkan jemaah di akomodasi dekat masjid seperti Makkah Royal Majestic (350 m) dan Elaf Masyair (300 m), sehingga memudahkan mobilitas menuju Masjidilharam pada waktu-waktu terbaik tersebut.
Untuk menjangkau lebih banyak calon jemaah, Chatour Travel juga menyediakan berbagai skema pembayaran, mulai dari tabungan umrah hingga pembiayaan yang transparan dan akuntabel. Hal ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menunaikan ibadah umrah tanpa beban finansial yang berat.
“Pada hakikatnya, waktu terbaik adalah saat hati memiliki keinginan dan niat, maka saat itulah panggilan-Nya harus segera ditunaikan,” ujar pihak travel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nur Laila Khoriroh
Editor: Dwi Lindawati








