• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Surabaya.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Bagas Iman Waluyo saat diwawancarai pada Senin (06/04/2026). (Foto: M. Khaesar/Tugu Jatim)

Cegah Praktik Pungli, DPRD Surabaya Respons Penerapan Voucher Parkir Tekan Kebocoran PAD

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Penerapan voucher parkir tepi jalan umum (TJU) di Kota Surabaya, Jatim, dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan potensi kebocoran pendapatan daerah sekaligus menata sistem parkir agar lebih tertib dan transparan. Anggota Komisi B DPRD Surabaya Bagas Iman Waluyo menyebut kebijakan tersebut program positif yang patut diapresiasi meski masih membutuhkan evaluasi untuk melihat dampak riilnya terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Menurut Bagas, penerapan voucher parkir menjadi salah satu instrumen untuk menekan praktik pungutan liar (pungli) yang selama ini kerap terjadi pada sistem parkir konvensional berbasis pembayaran tunai.

You might also like

Universitas Negeri Malang.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Universitas Negeri Malang Pilah Sampah Kampus dan Dukung SDGs 11 dan 13

05/06/2026 5:13 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Baca Juga: Sasar 8.000 Siswa, DPRD Surabaya Minta Matangkan Rencana Beasiswa PAUD-TK

“Dengan adanya voucher parkir ini kan untuk menekan pungutan liar juga. Kemarin kami juga sudah punya beberapa program bersama rekan-rekan aparat penegak hukum untuk penertiban, mulai dari penggunaan e-toll dan sistem lain. Alhamdulillah sampai saat ini masih kondusif, tidak seperti sebelumnya yang banyak protes atau demo,” ujarnya pada Senin (06/04/2026).

Dia menambahkan, karena program voucher parkir masih tergolong baru diterapkan, pemerintah kota perlu waktu untuk melihat efektivitasnya secara nyata, khususnya dalam meningkatkan PAD serta menekan kebocoran retribusi parkir di lapangan.

“Ini kan masih baru. Kami belum bisa langsung melihat apakah bisa meningkatkan PAD atau menekan kebocoran secara signifikan. Tapi mungkin setelah berjalan satu minggu, dua minggu, sampai sebulan, sudah mulai terlihat tolok ukurnya,” katanya.

Voucher Bakal Tata Parkir Rapi dan Terstruktur

Bagas optimistis, penerapan voucher parkir pada kawasan tepi jalan umum berpotensi membantu penataan parkir menjadi lebih rapi dan terstruktur. Dia menilai sistem non-tunai seperti voucher akan memudahkan pengawasan sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan parkir.

“Bisa jadi dengan adanya voucher ini penataan parkir tepi jalan umum akan lebih rapi. Ini hampir sama seperti di BUMN atau Pertamina yang menggunakan voucher untuk pembelian BBM. Jadi daripada membayar cash, bisa memakai voucher. Nah ini diterapkan di pemerintahan sebagai salah satu solusi,” ujarnya.

Dia berharap sistem voucher parkir dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi potensi kebocoran pendapatan daerah sekaligus memperkuat tata kelola parkir yang transparan dan modern.

Selain itu, Komisi B DPRD Surabaya juga mendorong agar penerapan voucher parkir tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga mendukung wajah kota yang lebih tertata, khususnya di kawasan jalan protokol, destinasi wisata, dan pusat aktivitas masyarakat.

“Kami ingin tempat-tempat di Surabaya mulai dari jalan protokol, jalan besar, sampai kawasan wisata itu bisa lebih rapi dan nyaman. Wisatawan, baik dari luar kota maupun luar pulau, bisa menikmati Surabaya dengan lebih nyaman,” tuturnya.

Bagas menilai apabila program voucher parkir tepi jalan umum berjalan efektif, kebijakan tersebut berpotensi menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan parkir berbasis sistem non-tunai oleh pemerintah daerah.

“Kelihatannya ini baru pertama di Indonesia ya. Jadi kalau berhasil, ini bisa jadi pilot project nasional,” katanya.

Baca Juga: WFA Jelang Lebaran, DPRD Surabaya Ingatkan ASN Tetap Maksimal Layani Warga

Dia juga mengapresiasi dukungan aparat penegak hukum dalam menjaga kondusivitas pelaksanaan kebijakan parkir di Surabaya, termasuk penertiban juru parkir yang melanggar aturan melalui penindakan tindak pidana ringan (tipiring).

“Kami apresiasi pemerintah kota dan aparat penegak hukum yang terus menjaga kondusivitas Surabaya. Hampir tiap minggu kepolisian menindaklanjuti pelanggaran tipiring terkait parkir sehingga penataan parkir bisa semakin baik,” ujarnya.

DPRD Surabaya ke depan akan terus memantau implementasi voucher parkir dalam satu hingga dua bulan pertama sebagai fase evaluasi awal untuk memastikan kebijakan tersebut benar-benar efektif dalam meningkatkan kualitas layanan parkir sekaligus memperkuat PAD Kota Surabaya. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Khaesar

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita DPRD SurabayaBerita Kota Surabaya hari iniKebijakan voucher parkir SurabayaKota Surabaya hari iniSurabayaVoucher parkir di Surabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Universitas Negeri Malang.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Universitas Negeri Malang Pilah Sampah Kampus dan Dukung SDGs 11 dan 13

by Dwi Linda
05/06/2026 5:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan pemilahan sampah memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan melibatkan seluruh unit...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Next Post
Gus Fawait.

Kunjungi Desa Lampeji, Gus Fawait Tegaskan Pembangunan Jember Tak Boleh Didominasi Para Elite

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID