• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Masuk UNAIR Jalur SNBP

Alvira Nur Azizah Masuk UNAIR Jalur SNBP di usia yang baru menginjak 14 tahun (Foto: Anang Panca Kurniawan/Tugu Jatim)

Alvira Nur Azizah, Pelajar SMK Masih 14 Tahun Asal Jombang Masuk UNAIR Jalur SNBP

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
3 months ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JOMBANG, Tugujatim.id – Pelajar SMK masih 14 Tahun asal Jombang masuk UNAIR jalur SNBP.

Saat teman sebayanya rata-rata masih duduk di bangku SMP, Alvira Nur Azizah berhasil lolos sebagai mahasiswa kampus ternama di Indonesia.

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

19/07/2026 12:00 PM

Yup, Alvira baru saja diterima sebagai mahasiswa program studi S1 Farmasi di Universitas Airlangga (UNAIR) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.  Saat diterima, usianya baru menginjak 14 tahun 7 bulan.

Siswi kelas XII Farmasi Industri di SMK NU 01 Jogoroto tersebut mengaku tidak menyangka bisa lolos SNBP di salah satu kampus ternama dalam negeri.

“Kaget, tetapi Alhamdulillah senang banget karena bisa diterima di UNAIR,” kata Alvira, Rabu (8/4/2026).

Dirinya mengaku memilih S1 Farmasi karena kemauannya sendiri dan linear dengan jurusan yang ia tempuh di sekolah. Pihak sekolah hanya membantu mengarahkan dan mengisi data-data yang diperlukan, seperti nilai rapor.

“Saya memilih UNAIR karena jurusan Farmasi di kampus ini termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia,” tutur dia.

Kedua orang tuanya juga terkejut tetapi sekaligus bangga anaknya bisa lolos SNBP. Bahkan, pihak sekolah pun tidak menyangka bahwa salah satu siswi mereka ini bisa masuk UNAIR.

“Saat mengecek pengumuman, saya mengirim WhatsApp ke guru BK (Bimbingan Konseling), bilang kalau diterima. Beliau juga kaget,” sambungnya sambil tersenyum.

Tanpa Program Akselerasi, Kenyamanan Belajar Jadi Kunci

Yang menarik, Alvira lolos di usia yang masih terbilang belia bukan karena ia mengikuti program akselerasi. Namun, ia memang sudah mulai bersekolah sejak usianya masih sangat dini.

“Dulu masuknya TK dan MI (Madrasah Ibtidaiyah) memang masih usia dini. Sebenarnya pihak sekolah juga bingung mau menerima saya atau tidak, tetapi ada pertimbangan kalau sekiranya tidak mampu, nanti bisa diulang,” cerita dia.

Dalam perjalanannya, Alvira justru sanggup menempuh seluruh jenjang pendidikan dengan lancar. Ia tidak diminta untuk mengulang kelas seperti pertimbangan di awal. Bahkan, Alvira sempat mewakili sekolahnya dalam ajang KSM Matematika.

“Saya memang rutin belajar, biasanya malam hari sehabis salat Magrib, mengambil poin-poin penting dari materi, dipelajari, kemudian dihapalkan,” katanya.

Selama menempuh jurusan Farmasi Industri di SMK NU 01 Jogoroto, Alvira mengatakan ia memang lebih menguasai mata pelajaran produktif yang mengarah ke Farmasi, termasuk Dasar-Dasar Kefarmasian dan Farmakologi.

“Selama SMK, saya juga tidak pernah mengikuti kegiatan bimbingan belajar atau les,” lanjut dia.

Menurut dia, kenyamanan dalam belajar lebih penting daripada kuantitas. Kenyamanan dalam belajar bisa menjadi salah satu kunci sukses meraih prestasi.

“Saya sendiri sudah nyaman di Farmasi, jadi saya menekuni (bidang) itu,” tutur gadis kelahiran Agustus 2011 tersebut.

Sebagai anak semata wayang, Alvira tidak menampik sedikit nervous menghadapi dunia perkuliahan yang tentu saja sangat berbeda dengan lingkungan sekolah. Meski demikian, ia tetap bertekad untuk terus maju, salah satunya untuk membanggakan sekaligus membahagiakan orang tuanya.

“Setelah lulus kuliah, saya bercita-cita untuk menjadi seorang apoteker,” pungkas Alvira.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Penulis: Anang Panca Kurniawan/Kontributor

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: JombangKabupaten JombangPelajar BerprestasiSNBP 2026Tugu InspirasiUnair
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Next Post
Pernikahan Palsu di Malang

Pernikahan Palsu di Malang! Mempelai Perempuan Histeris Saat Malam Pertama Tahu Suaminya Ternyata Perempuan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID