KOTA BLITAR, Tugujatim.id – Persiapan Calon Jemaah Haji Kota Blitar telah memasuki tahap akhir. Sebanyak 160 jemaah dipastikan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji tahun ini, di mana jemaah tertua tercatat sudah memasuki usia 80 tahun.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Blitar, Poernomo, menjelaskan bahwa jumlah tersebut didapat setelah adanya penambahan kuota di masa akhir persiapan.
“Calon jemaah kemarin ada tambahan 2 orang, jadi totalnya sekarang ada 160 jemaah dari Kota Blitar,” ujar Poernomo kepada awak media, Sabtu (18/4/2026).
Fokus Kesehatan Jemaah Lansia
Mengingat adanya jemaah yang sudah berusia lanjut (lansia), pihaknya memberikan perhatian khusus pada faktor kesehatan. Seluruh tahapan wajib seperti vaksinasi meningitis hingga proses pemvisaan telah dirampungkan sejak pekan lalu.
Poernomo mengimbau agar seluruh jemaah benar-benar memanfaatkan waktu yang ada untuk beristirahat total sebelum jadwal keberangkatan secara nasional dimulai pada 21 April mendatang.
“Karena ada yang lansia, kami imbau kepada seluruh jemaah untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup agar saat keberangkatan nanti kondisi fisik dalam keadaan prima,” tegasnya.
CJH Kota Blitar Bergabung di Kloter 106
Pada musim haji kali ini, jemaah asal Kota Blitar tidak berangkat dalam satu kelompok terbang (kloter) utuh sendirian. Mereka dijadwalkan akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Blitar dan Kabupaten Trenggalek.
“Kita tidak berdiri sendiri dalam satu kloter, melainkan bergabung dengan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Trenggalek di Kloter 106,” tambah Poernomo.
Mengenai perlengkapan, hingga saat ini para jemaah masih menunggu pendistribusian koper haji. Keterlambatan ini dikarenakan posisi Kota Blitar yang masuk dalam gelombang kedua keberangkatan.
“Koper masih menunggu karena kita masuk gelombang kedua. Distribusi dilakukan bertahap oleh kantor wilayah, yang diutamakan tentu kloter-kloter awal terlebih dahulu,” jelasnya lagi.
Sebagai informasi, jumlah jemaah haji Kota Blitar tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 139 orang. Saat itu, jemaah dibagi ke dalam dua kelompok terbang, yakni Kloter 46 dan Kloter 47.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Moch. Luki Azhari/ Kontributor
Editor: Darmadi Sasongko








