TUBAN, Tugujatim.id – 749 koper jemaah haji asal Kabupaten Tuban mulai diberangkatkan ke embarkasi Surabaya sebagai bagian dari tahapan awal keberangkatan ibadah haji tahun 2026.
Proses pengiriman dilakukan setelah seluruh koper lebih dulu dikumpulkan di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban sejak pagi hari, Minggu (26/04/2026).
Rinciannya, untuk kloter 26 terdapat sebanyak 376 koper yang dijadwalkan pengirimannya pada pukul 07.00 hingga 09.30 WIB.
Sementara kloter 27 dengan jumlah 373 koper diberangkatkan pada sesi berikutnya, yakni pukul 09.30 hingga 12.00 WIB. Seluruh koper langsung dikirim ke Surabaya pada hari yang sama menggunakan truk Wingbox.
Plt Kepala Kantor Kemenhaj dan Umrah Kabupaten Tuban, H. Abdul Ghofur, menjelaskan bahwa mekanisme pengelolaan koper tahun ini berbeda dibandingkan sebelumnya. Jika pada tahun-tahun lalu koper sempat diinapkan terlebih dahulu, kini proses distribusi dilakukan lebih cepat.
“Tahun ini koper tidak lagi menginap. Setelah dikumpulkan, langsung kami kirim ke Surabaya di hari yang sama,” ujarnya.
Menurutnya, sistem ini dinilai lebih efisien dan memudahkan pengelolaan logistik jemaah, sekaligus mengurangi potensi kendala selama proses pengiriman.
Selain kesiapan logistik, Ghofur juga menekankan pentingnya kesiapan jemaah dari berbagai aspek. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan kesiapan tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan pemahaman yang cukup.
“Kami berpesan kepada seluruh jemaah agar mempersiapkan diri dengan baik, baik dari sisi ilmu haji, mental, maupun kondisi fisik,” katanya.
Hal ini menjadi penting mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi saat pelaksanaan ibadah haji diperkirakan cukup panas. Suhu udara diprediksi berada di kisaran 42 hingga 46 derajat Celcius.
“Kondisi di sana cukup ekstrem, sehingga jemaah harus benar-benar menjaga kesehatan,” imbuhnya.
Keberangkatan jemaah haji asal Tuban sendiri direncanakan berlangsung secara bertahap dalam lima kelompok terbang, yakni kloter 26, 27, 28, 29, dan 30.
Pada gelaran Haji tahun ini. Jemaah tertua adalah Munadi Reso, berusia 96 tahun dari Kecamatan Senori yang tergabung dalam KBIHU Ar Roudloh. Sementara jemaah termuda adalah Ikramatun Nafis, berusia 15 tahun dari Kecamatan Soko yang tergabung dalam KBIHU Darul Ilmi.
Dengan dimulainya pengiriman koper ini, diharapkan seluruh proses persiapan berjalan lancar hingga hari pemberangkatan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memastikan setiap tahapan berlangsung sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Momentum ini menjadi awal perjalanan bagi ratusan jemaah asal Tuban menuju Tanah Suci, dengan harapan seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Muchamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








