PASURUAN, Tugujatim.id – jj kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Kini aksi pembegalan terjadi di jalur wisata Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Seorang mahasiswi asal Sidoarjo menjadi korban pembacokan setelah sepeda motor yang dikendarainya diambil dua pelaku pada Sabtu (02/05/2026) dini hari pukul 05.00 WIB.
Insiden pembegalan tersebut terjadi di jalan raya Dusun Wadung, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, tepatnya di depan pintu masuk wisata Bhakti Alam. Korban, Ervira Devi Rismawanti (23), warga Sidoarjo, kala itu berboncengan dengan temannya, Happy Nurcahyanti, untuk pergi ke kawasan wisata di Kecamatan Tutur.
Di tengah perjalanan, korban juga dipepet oleh dua orang pria tak dikenal yang mengemudikan kendaraan matic warna hitam. Keduanya memakai masker dan jaket hoodie hitam. Pelaku pantas menghentikan kekerasan korban sambil mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengungkapkan bahwa situasi semakin membahayakan tatkala korban berusaha mempertahankan sepeda motornya.
“Korban sempat melakukan perlawanan.Namun salah satu pelaku membacok korban dengan celurit,” ujar Joko pada Minggu (3/5).
Akibat bacokan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian pundak sebelah kiri. Luka tersebut sepanjang 15 sentimeter dan harus memperoleh penanganan medis dengan 6 jahitan luar dan 6 jahitan dalam.
Setelah korban terjatuh dan terjatuh, lantas mengambil sepeda motor Honda Scoopy warna hijau bernopol W-3650-NET milik korban. Kedua kemudian pelaku kabut ke arah Kejayan. Selain kehilangan kendaraan, STNK motor juga ikut terbawa karena disimpan di dalam jok.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas pelaku. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan untuk mendukung upaya pengungkapan kasus.
“Pelaku berjumlah 2 orang dan masih dalam kegelapan. Kami terus melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Laoh Mahfud
Editor: Mochamad Abdurrochim








