MALANG, Tugujatim.id – Pendakwah kondang asal Blitar Muhammad Iqdam atau akrab disapa Gus Iqdam terjadwal akan mengisi acara Pengajian Umum dan Doa Bersama di Stadion Gajayana, Kota Malang, Selasa besok (02/06/2026). Polresta Malang Kota menggelar acara ini dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin mengatakan, pengajiannya dibuka untuk umum. Dia mengatakan, acara ini sekaligus sebagai salah satu upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Rayakan HUT Ke-112 dengan Doa Bersama dan Santuni 112 Anak Yatim
“Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, ini juga menjadi ruang silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Malang Raya untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, serta kondusivitas kamtibmas,” kata Lukman.
Dia mengatakan, mendatangkan Gus Iqdam karena dikenal memiliki metode dakwah yang dekat dengan masyarakat lintas kalangan, termasuk kelompok marginal dan masyarakat.
Jemaah Diajak Jaga Kenyamanan dan Ketertiban Bersama
Menurut dia, pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II, Kabupaten Blitar, itu dinilai mampu menyampaikan pesan keagamaan yang mudah jemaah pahami. Sebab, Gus Iqdam memiliki gaya dakwah yang bisa merangkul semua kalangan tanpa membedakan latar belakang sosial dan mampu membangun optimisme.
Sebagaimana disampaikan Gus Iqdam melalui sejumlah video yang telah beredar di media sosial, para jemaah juga akan diajak untuk mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan sebagai bentuk empati, penghormatan, dan doa bersama bagi keluarga yang ditinggalkan.
Lukman menegaskan, harapannya doa bersama ini menjadi penguat semangat persaudaraan dan kepedulian sosial seluruh elemen masyarakat Malang Raya.
Baca Juga: Ulang Tahun Tugu Media Group Ke-7 Diisi Doa Bersama Anak Yatim Panti Asuhan Yasuka
“Kami harap kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama, memperkuat persatuan dan mendoakan saudara saudara kita yang telah menjadi korban dalam peristiwa Kanjuruhan. Semoga seluruh keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keberkahan,” ungkapnya.
Untuk menjamin keamanan hingga kenyamanan jemaah, Polresta Malang Kota juga telah menyiapkan pengamanan terpadu dengan melibatkan 470 personel gabungan dari berbagai instansi dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
“Kami juga mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas dan menjadikan momen doa bersama untuk mempererat ukhuwah, menjaga persatuan dan kondusif di Kota Malang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








