PASURUAN, Tugujatim.id – Proses penyelidikan kasus dugaan penusukan siswi MTs di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, terus bergulir. Siswi MTs di Pasuruan terduga pelaku sekaligus korban bullying berinisial ASF, 14, kini harus menjalani pendampingan kejiwaan setelah kondisi psikologisnya dianggap belum stabil setelah kejadian penusukan.
Sebelumnya diketahui bahwa ASF diduga menusuk rekan satu sekolahnya DM, 14, setelah pulang sekolah di pinggir jalan Dusun Sengkan, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Keduanya adalah siswi MTs Ma’arif Sukorejo.
Baca Juga: Diduga Akibat Sering Di Bully, Pelajar MTs di Pasuruan Tusuk Teman Sekolahnya
ASF juga sudah melakoni pemeriksaan kejiwaan oleh tim dari Polri. Hasil penilaian awal menunjukkan kondisi mental terduga pelaku masih labil sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang untuk ditangani lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno memastikan proses hukum terus berjalan meskipun saat ini pelaku masih dalam pendampingan tenaga profesional dan orang tuanya.
“Terduga pelaku sudah diperiksa secara psikologis oleh tim dari Polri. Saat ini dirujuk ke RSJ Lawang untuk ditangani lebih lanjut karena kondisi mentalnya masih labil dan butuh pendampingan orang tuanya,” ujar Joko pada Selasa (02/06/2026).
Polisi Belum Menahan Terduga Pelaku karena Masih Anak-Anak
Menurut Joko, penyidik hingga kini belum menahan ASF. Selain karena faktor usia yang masih anak-anak, kondisi kejiwaan terduga pelaku juga jadi pertimbangan dalam proses penyelidikan.
“Untuk sekarang terduga pelaku belum ditahan. Pelaku masih alami trauma sehingga fokus kami untuk memastikan kondisi psikologisnya memperoleh penanganan yang tepat. Meskipun begitu proses pendalaman kasus dan penyelidikan masih terus berjalan,” ungkapnya.
Baca Juga: Status KLA Nindya Tapi Kasus Bullying Masih Terjadi di SMP Tuban, Ini Kata Kadis Pendidikan
Polisi juga tetap memeriksa beberapa saksi serta mengumpulkan keterangan tambahan guna mengungkap dengan utuh latar belakang insiden dugaan penusukan siswi MTs di Pasuruan tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif penusukan diduga akibat kasus bullying. Terduga pelaku yang menjadi korban bullying oleh korban diduga tertekan dan ingin membalas perbuatan korban terhadap terduga pelaku.
Sementara itu, korban DM yang mengalami luka tusuk sempat mendapat perawatan di Puskesmas Sukorejo sebelum akhirnya dirujuk ke RS Prima Husada Sukorejo. Hingga saat ini, kasus dugaan penusukan siswi MTs ini masih diselidiki oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku untuk anak yang berurusan dengan hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








