PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Puluhan tenaga keamanan atau satpam mengikuti uji kompetensi yang digelar di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (06/06/2026). Kegiatan uji kompetensi satpam ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi personel keamanan yang bertugas di lingkungan PT PLN area Probolinggo dan Surabaya.
Uji kompetensi satpam digelar melalui kolaborasi Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri Jawa Timur bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Probolinggo serta PP Polri Cabang Kota Probolinggo.
Baca Juga: Satpam di Tuban, Agus Heri Lihai Membuat Kostum Karnaval
Para peserta tampak mengikuti setiap tahapan pengujian dengan serius, mulai dari materi teori hingga praktik lapangan. Kegiatan sertifikasi tersebut menjadi bagian dari penguatan standar kompetensi tenaga keamanan sesuai ketentuan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Para peserta diuji langsung oleh asesor profesional untuk memastikan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan kerja.

Kepala TUK Mandiri Jawa Timur Kombes Pol (Purn) Sukarsan SH MH mengatakan, uji kompetensi satpam dilakukan untuk menjaga kualitas dan kemampuan mereka agar tetap profesional dalam menjalankan tugas.
“Untuk selalu menjaga kompetensi tenaga satpam, kali ini kami melakukan uji kompetensi bagi satpam yang bertugas di PT PLN area Probolinggo dan Surabaya,” ujarnya.
Menurut dia, kompetensi tenaga keamanan menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya tuntutan perusahaan terhadap standar keamanan kerja. Karena itu, sertifikasi dinilai penting agar tenaga satpam memiliki kemampuan yang terukur dan diakui secara resmi.
Uji Kemampuan dan Peluang Kerja
Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani sejumlah skema pengujian, mulai dari prosedur penjagaan, patroli keamanan, pengaturan lalu lintas internal, hingga penanganan situasi darurat dan potensi gangguan keamanan di area kerja.
Selain kemampuan teknis, peserta juga diuji terkait sikap kerja, pengetahuan dasar keamanan, serta keterampilan komunikasi dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Asesor LSP P-2 Sekuriti PP Polri Budi Purnomo mengatakan, sertifikasi kompetensi memberikan nilai tambah bagi tenaga keamanan, khususnya dalam dunia kerja profesional.
“Nah, itu kami uji dengan beberapa skema. Jadi bagaimana mereka bisa melaksanakan tugas itu secara profesional, termasuk uji mengetahui skill, attitude, pengetahuan, dan praktiknya,” kata Budi.
Dia menambahkan, sertifikasi kompetensi kini menjadi salah satu syarat yang mulai diterapkan sejumlah perusahaan dan instansi pemerintah, terutama pada sektor objek vital nasional.
“Keuntungan satpam mempunyai sertifikasi ini untuk memperluas peluang kerjanya karena sudah kompeten,” ujarnya.
Baca Juga: Seragam Satpam Ganti Warna? Ini Alasan Polri Menggantinya
Pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala agar semakin banyak tenaga keamanan di Jawa Timur yang memiliki sertifikasi resmi BNSP. Selain meningkatkan profesionalitas personel keamanan, langkah tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.
Bagi perusahaan yang ingin melakukan uji kompetensi terhadap tenaga satpamnya, penyelenggara membuka layanan informasi melalui nomor +62823-4394-7581 dan 031-58282277 atau melalui akun Instagram @TUKMANDIRIJATIM. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Imron Fauzi
Editor: Dwi Lindawati








