SURABAYA, Tugujatim.id – DPRD Surabaya merespons di tengah kondisi perekonomian global yang tidak stabil, kehadiran investor di suatu daerah dianggap sebagai angin segar. Kehadiran investor dapat mendongkrak kegiatan perekonomian yang berdampak langsung terhadap kemajuan suatu daerah.
Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono mengimbau kepada pemerintah kota (pemkot) untuk menjaga iklim investasi di Kota Pahlawan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah mempermudah pelayanan perizinan agar investor tertarik untuk berbisnis di Surabaya.
“Di tengah kesulitan perekonomian saat ini, investasi di Surabaya harus disambut baik oleh semua komponen,” kata Baktiono, Kamis (02/06/2026).
Baca Juga: DPRD Surabaya Minta ASN Lebih Peka, Rotasi Jabatan Dinilai Solusi Perbaikan Kinerja
Baktiono meminta kepada dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) untuk memaksimalkan fungsinya sebagai pintu gerbang penanaman modal untuk memfasilitasi dan mendorong masuknya investasi ke Kota Surabaya.
“Pemerintah kota wajib memberikan pelayanan maksimal melalui DPMPTSP agar warga maupun investor tidak perlu mondar-mandir mengurus perizinan,” tambahnya.
Politikus PDIP tersebut menuturkan untuk mendukung masuknya investasi Kota Surabaya telah memiliki pelayanan perizinan berbasis digital yang terus dikembangkan. Layanan digital ini dapat mempermudah dan mempercepat pelayanan agar investor dapat mengurus perizinan di satu tempat saja.
Layanan yang tersedia mulai dari Unit Pelayanan Satu Atap (UPTSA), kemudian Surabaya Single Window (SSW), hingga kini terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS).
“Lewat sistem ini, perizinan yang persyaratannya lengkap seharusnya bisa selesai dalam hitungan jam,” tuturnya.
Investor Diminta Berdayakan Masyarakat Surabaya
Di satu sisi agar masuknya investor dapat dirasakan manfaatnya bagi warga Surabaya, DPRD Surabaya meminta agar pebisnis memberdayakan masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal. Langkah tersebut dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis antara pelaku usaha dan lingkungan sekitar.
“Dengan begitu, masyarakat ikut merasakan manfaat investasi dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan usaha,”jelasnya.
Baca Juga: Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik
Untuk menjaga iklim investasi di Surabaya tetap kondusif, dirinya meminta semua elemen masyarakat untuk saling berkoordinasi dan bekerjasama demi kemajuan Kota Surabaya. Setiap persoalan yang muncul di lapangan diselesaikan melalui jalur pemerintahan, mulai dari lurah hingga camat, tanpa melibatkan organisasi kemasyarakatan.
“Koordinasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci menjaga iklim investasi di Surabaya tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Husni Habib
Editor: Dwi Lindawati








