MADINAH, Tugujatim.id – Meski berada di puncak musim panas Jazirah Arab, suasana spiritual di Kota Madinah tetap menghadirkan ketenangan tersendiri bagi para jemaah. Hal itu dirasakan oleh 31 jemaah umrah Chatour Travel periode 25 Juni–3 Juli 2026 yang menjalani ibadah dengan pendampingan Tour Leader (TL) Sehawati SE.
Hamparan langit biru tanpa awan dan suhu udara yang cukup terik seolah terbayar ketika jemaah Chatour Travel memasuki kawasan Masjid Nabawi. Deretan payung raksasa yang menaungi pelataran masjid, embusan udara sejuk dari sistem pendingin, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an menghadirkan suasana yang menenangkan bagi para tamu Allah.
Baca Juga: Awali 1448 Hijriah dengan Umroh Keluarga Bahagia, 49 Jamaah Chatour Travel Berangkat ke Tanah Suci
Menjelang waktu Magrib menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi jemaah. Pelataran Masjid Nabawi dipenuhi umat muslim dari berbagai penjuru dunia yang duduk khusyuk berzikir, membaca Al-Qur’an, hingga memandang Kubah Hijau yang menjadi simbol kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Ziarah ke Raudah juga menjadi pengalaman spiritual yang paling dinantikan. Dalam proses tersebut, pendampingan tour leader berperan penting untuk memastikan jemaah dapat menjalani ibadah dengan tertib dan nyaman, termasuk dalam penggunaan aplikasi Nusuk untuk akses masuk ke Raudah.

Tour Leader Sehawati SE mengatakan, mendampingi 31 jemaah dengan latar belakang usia dan kondisi fisik yang berbeda membutuhkan koordinasi dan perhatian khusus agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Kami berupaya memastikan seluruh jemaah dapat menjalani ibadah dengan nyaman, tertib, dan merasakan ketenangan selama berada di Madinah. Mulai dari pengaturan kamar, jadwal kegiatan, hingga pendampingan ziarah kami lakukan agar jamaah bisa lebih fokus beribadah dan menikmati setiap momen di Tanah Suci,” ujarnya.
Baca Juga: Cara Memilih Travel Umroh Aman, Ini 10 Keunggulan Chatour Travel
Selain mendampingi kegiatan ibadah, Sehawati juga mengoordinasikan kebutuhan jemaah selama berada di Madinah, termasuk saat berkunjung ke sejumlah destinasi bersejarah seperti Masjid Quba, Jabal Uhud, dan kebun kurma.
Kebersamaan selama perjalanan turut menghadirkan suasana kekeluargaan di antara para jemaah. Aktivitas sederhana seperti berjalan bersama di sekitar kawasan Masjid Nabawi, berburu kurma ajwa, hingga berbagi air zamzam dingin selepas salat berjamaah menjadi kenangan yang mempererat ikatan emosional antar jemaah.
Bagi Sehawati, perjalanan umrah bukan hanya tentang menunaikan ibadah, tetapi juga menghadirkan pengalaman spiritual yang membekas dan mempererat ukhuwah di antara sesama jemaah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati







