SURABAYA, Tugujatim.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus baru pencurian kendaraan bermotor (curanmor), meski kendaraan saat ini telah dilengkapi teknologi pengamanan yang semakin canggih.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan pelaku kejahatan terus mengembangkan cara untuk menghindari sistem keamanan kendaraan. Salah satu modus yang kini kerap digunakan adalah mengangkut sepeda motor menggunakan mobil pikap atau kendaraan lain sehingga tidak perlu merusak sistem pengaman di lokasi.
“Kondisi kendaraan saat ini menggunakan teknologi keamanan yang cukup canggih. Namun pelaku kejahatan pencurian kendaraan bermotor banyak yang menggunakan mobil atau pickup untuk mencuri kendaraan dengan menaikkan langsung kendaraan ke mobil pickup tersebut,” katanya, Jumat (03/07/2026).
Masyarakat Tidak Boleh Hanya Kendalikan Teknologi Pengaman Bawaan
Menurut dia, masyarakat tidak boleh hanya mengandalkan teknologi pengaman bawaan kendaraan. Pemilik kendaraan juga perlu memastikan lokasi parkir aman, menggunakan kunci tambahan, serta tetap memperhatikan kondisi sekitar saat meninggalkan kendaraan.
“Karena pelaku kejahatan ini terus menyasar beberapa kendaraan yang bisa disasar entah menggunakan cara seperti diangkut maupun dirusak kuncinya,” bebernya.
Selain modus pengangkutan menggunakan kendaraan bak terbuka, AKBP Jumhur mengungkapkan pelaku curanmor juga memanfaatkan kelengahan masyarakat di tempat-tempat yang selama ini dianggap aman, termasuk rumah ibadah.
Ia menyebut tidak sedikit pelaku yang menyamar sebagai jamaah untuk mengelabui warga sebelum menjalankan aksinya.
“Kami juga harus mewaspadai setiap lokasi yang tidak hanya rawan. Bahkan banyak pelaku kejahatan bisa menyamar ikut ibadah salat di masjid, tetapi ternyata dia mencuri sepeda motor di masjid. Ini menjadi kewaspadaan kita untuk mengantisipasi tindak kejahatan di semua tempat,” ujarnya.
Polda Jatim Ingatkan Masyarakat Jangan Lengah Pakir Kendaraan
Karena itu, Polda Jatim mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat memarkir kendaraan, termasuk ketika berada di masjid, pusat perbelanjaan, kawasan permukiman, maupun lokasi keramaian lainnya. “Kewaspadaan ini harus ditingkatkan dimana saja, karena pelaku kejahatan selalu berpindah-pindah untuk mencari kendaraan yang bisa dicuri,” ungkapnya.
AKBP Jumhur menambahkan kewaspadaan bersama menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor. “Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar agar dapat segera ditindaklanjuti,” terang Jumhur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : M.Khaesar
Editor: Mochamad Abdurrochim








