• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus TBC.

Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus (dua dari kiri) didampingi Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib berdialog terkait kasus TBC di Kabupaten Malang. (Foto: Pemkab Malang

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

Dwi Linda by Dwi Linda
2 hours ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut mencapai sekitar 21 persen dari estimasi total beban kasus TBC di Kabupaten Malang yang diperkirakan mencapai 6.093 kasus.

Untuk mempercepat penemuan kasus sekaligus mencegah penyebaran penyakit, Pemkab Malang memperkuat program Skrining Sistematis Tuberkulosis (SSTB) menggunakan pemeriksaan X-Ray yang didukung teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

You might also like

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

16/06/2026 6:14 PM
Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

09/06/2026 6:13 PM

Baca Juga: Pakar Unair Klaim Vaksin TBC yang Didanai Bill Gates Aman Diuji di Indonesia

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib mengatakan, inovasi tersebut diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan deteksi dini secara lebih mudah.

“Inovasi skrining dengan menggunakan teknologi AI kami terapkan bersama program Cek Kesehatan Gratis. Melalui pendekatan jemput bola, layanan ini hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendeteksi kasus subklinis secara lebih cepat, tepat, dan presisi,” ujar Lathifah saat mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus di SMK Bina Bangsa, Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jumat (03/07/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau kegiatan Gebyar Percepatan Eliminasi TBC melalui Skrining Sistematis Tuberkulosis dengan X-Ray (SSTB X-Ray), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta Senam Bugar menuju Indonesia Bebas TBC.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 5.040 warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis, sedangkan 300 peserta menjalani pemeriksaan menggunakan X-Ray untuk mendeteksi tuberkulosis sejak dini.

Kasus TBC Kabupaten Malang.
Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus (dua dari kiri) meninjau kegiatan pemeriksaan TBC gratis di Dampit. (Foto: Pemkab Malang)

Lathifah menegaskan Pemkab Malang menargetkan lebih dari 90 persen masyarakat yang diduga terinfeksi TBC dapat menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Selain memperkuat deteksi dini, Pemkab Malang juga berencana mengembangkan rumah sakit rujukan baru di wilayah Dampit yang akan difokuskan sebagai pusat pelayanan penyakit paru.

Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelayanan sekaligus mengatasi kendala geografis bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Malang, terutama pasien tuberkulosis resisten obat (TB-RO).

“Harapan kami rumah sakit ini dapat memperluas akses layanan kesehatan sekaligus mengatasi kendala geografis dalam pelayanan rujukan, khususnya bagi pasien TBC Resisten Obat atau TB-RO,” katanya.

Baca Juga: Skrining Kesehatan di Lapas Mojokerto, 11 Warga Binaan Terindikasi TBC

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan program SSTB X-Ray dan Cek Kesehatan Gratis akan menyasar pasien TBC beserta seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah.

Menurut dia, langkah tersebut bertujuan mendeteksi infeksi tuberkulosis sejak fase awal, termasuk ketika bakteri masih berada dalam tubuh tetapi belum aktif menyebabkan gejala.

“Langkah ini diambil untuk mendeteksi TBC di tubuh pasien yang terinfeksi, namun bakterinya belum aktif,” ujarnya.

Benjamin menargetkan seluruh kontak erat pasien TBC atau 100 persen anggota keluarga yang tinggal serumah dapat menjalani pemeriksaan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan penanganan dilakukan sedini mungkin sekaligus memutus rantai penularan.

Dia juga menegaskan bahwa pasien kasus TBC memiliki peluang sembuh apabila menjalani pengobatan secara rutin hingga tuntas.

“Pengobatan tersedia gratis di puskesmas,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Angka penyakit TBC di Kabupaten MalangBerita Kabupaten Malang hari iniBerita Pemkab MalangKabupaten Malang hari iniKasus TBC di MalangPemkab Malang atasi kasus TBCWakil Bupati Malang Lathifah ShohibWakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Manfaat tomat mentah.

Sering Disisihkan saat Makan, Ini 10 Manfaat Tomat Mentah yang Jarang Diketahui

by Dwi Linda
06/06/2026 9:04 AM
0

Tugujatim.id – Manfaat tomat mentah ternyata jauh lebih banyak daripada yang dibayangkan sebagian orang. Selama ini tomat lebih sering dikenal...

Makan telur.

5 Manfaat Rutin Makan Telur Setiap Hari, Nomor Lima Jaga Kondisi Fit!

by Dwi Linda
02/06/2026 6:06 PM
0

Tugujatim.id - Telur jadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi sehari-hari. Selain praktis, makan telur juga...

Next Post
Stasiun paling sepi jalur Surabaya-Malang.

5 Stasiun Paling Sepi Jalur Surabaya-Malang, Nomor 3 Punya Pemandangan Sawah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID