• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sekolah Rakyat

Dok Kemensos

Sekolah Rakyat Buka Peluang Anak Keluarga Miskin Raih Cita-Cita

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
6 hours ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

LOMBOK BARAT, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memiliki peluang yang sama dalam meraih masa depan. Hal itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat di Sentra Paramita Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/07/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Gus Ipul bertemu langsung dengan calon siswa, orang tua, serta siswa Sekolah Rakyat yang telah menjalani proses pembelajaran selama satu tahun sejak program rintisan dimulai pada Juli 2025.

You might also like

DPRD Kota Malang.

Fraksi DPRD Kota Malang Sampaikan Pandangan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Silpa Rp303 M Jadi Sorotan

11/07/2026 3:17 PM
Pemkab Jember.

Pemkab Jember Perkuat Perhutanan Sosial Percepat Pengentasan Kemiskinan, Warga Sekitar Hutan Jadi Prioritas

10/07/2026 4:23 PM

“Anak-anak yang selama ini mungkin mengubur mimpinya, sekarang mulai lebih percaya diri, lebih optimistis, dan berani meraih cita-citanya,” ujar Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran secara umum. Program tersebut menggunakan data pemerintah untuk menjangkau keluarga yang selama ini belum banyak terlihat dalam proses pembangunan.

“Anak-anak yang tampil di depan tadi adalah anak-anak yang dijangkau melalui data yang dimiliki pemerintah. Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, tetapi negara yang menjangkau keluarga-keluarga yang selama ini mungkin belum terlihat dalam proses pembangunan,” katanya.

Baca Juga : Fasilitas Gratis Sekolah Rakyat Kota Blitar Dipuji, Orang Tua Ketar-ketir soal Sistem Asrama

Siswa Mulai Tunjukkan Perubahan

Gus Ipul menjelaskan, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi keluarga yang masuk desil 1 dan 2 atau kelompok masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi paling bawah berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Setelah satu tahun mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, para siswa mulai menunjukkan perubahan, mulai dari meningkatnya rasa percaya diri hingga keberanian dalam mengejar cita-cita.

Salah satunya terlihat pada Novatul Alratia (14), siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat. Sebelum mengikuti program tersebut, Novatul dikenal sebagai pribadi yang pemalu dan kurang percaya diri.

Sekolah Rakyat
Dok Kemensos

Namun, setelah menjalani pendidikan selama satu tahun, Novatul berhasil meraih juara pertama pencak silat tingkat nasional.

“Padahal dulu Novatul ini pemalu, pendiam, dan jarang bicara. Sekarang sudah menjadi juara nasional,” kata Gus Ipul.

Novatul mengaku memiliki cita-cita menjadi polisi wanita. Ia juga menyebut Bahasa Indonesia sebagai pelajaran yang paling disukainya.

Ibunda Novatul turut merasakan perubahan putrinya setelah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Alhamdulillah perkembangan anak saya jauh lebih baik dari sebelumnya. Sekarang dia lebih disiplin, rajin membantu di rumah, dan lebih percaya diri,” ujarnya.

Ia mengatakan keluarganya sempat mengalami kesulitan ekonomi setelah usaha yang dijalankan terdampak pandemi Covid-19. Kondisi tersebut membuat Novatul sempat kehilangan rasa percaya diri saat masih duduk di sekolah dasar.

Dorong Anak Berani Bermimpi

Selain Novatul, Gus Ipul juga berdialog dengan Haikal Abdul Majid (14), siswa SRMP 18 Lombok Barat yang memiliki cita-cita menjadi psikolog.

Haikal yang kini tinggal bersama bibinya setelah ayahnya mengalami gangguan jiwa dan ibunya menikah lagi mengaku senang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Saya merasa senang karena bisa banyak teman, guru-gurunya baik kepada saya, dan bisa makan gratis di sini,” ujar Haikal.

Sekolah Rakyat
Dok Kemensos

Bibi Haikal mengatakan terdapat perubahan besar pada keponakannya setelah mengikuti Sekolah Rakyat, terutama dalam hal kedisiplinan dan kepercayaan diri.

“Perkembangannya luar biasa, terutama kedisiplinan dan kepercayaan dirinya. Dulu dia jarang tampil di depan orang banyak, sekarang sudah berani tampil dan bahkan menjadi imam di sekolah,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengajak calon siswa Sekolah Rakyat untuk berani memiliki cita-cita tinggi.

Salah satunya disampaikan M. Faturrahman, calon siswa SRMP 18 Lombok Barat asal Kecamatan Gerung yang bercita-cita menjadi pilot.

“Kenapa ingin jadi pilot?” tanya Gus Ipul.

“Biar bisa mengumrahkan ibu,” jawab Fatur yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

Ibunda Fatur mengaku bersyukur dengan hadirnya Sekolah Rakyat karena keterbatasan ekonomi sebelumnya membuat dirinya kesulitan memberikan pendidikan yang layak bagi putranya.

“Harapan saya dia bisa menjadi anak yang sukses. Saya berterima kasih kepada Pak Presiden Prabowo karena melalui Sekolah Rakyat anak kami bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan mencapai cita-citanya,” ujarnya.

Gus Ipul menegaskan Sekolah Rakyat merupakan salah satu bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem agar anak-anak memperoleh pendidikan yang layak, berkualitas, serta sistem pendidikan berasrama selama 24 jam.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tetap menghormati orang tua dan guru, apa pun kondisi ekonomi keluarga.

“Mudah-mudahan dari Sekolah Rakyat ini lahir dokter, guru, psikolog, polisi, pilot, bahkan Presiden Republik Indonesia di masa depan,” tutupnya. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: Berita Gus IpulBerita Sekolah RakyatGus IpulKemensosKemensos Selalu AdaSekolah Rakyat
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

DPRD Kota Malang.

Fraksi DPRD Kota Malang Sampaikan Pandangan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Silpa Rp303 M Jadi Sorotan

by Dwi Linda
11/07/2026 3:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Seluruh fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Malang telah menyampaikan pandangan umumnya soal Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025...

Pemkab Jember.

Pemkab Jember Perkuat Perhutanan Sosial Percepat Pengentasan Kemiskinan, Warga Sekitar Hutan Jadi Prioritas

by Dwi Linda
10/07/2026 4:23 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Kementerian Kehutanan memperkuat pengembangan perhutanan sosial. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Master...

Sekolah Rakyat.

Percepatan Sekolah Rakyat Digenjot, Wamensos: Daerah Diminta Perkuat Kolaborasi

by Dwi Linda
10/07/2026 1:24 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meminta pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat...

Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat Dibangun di Jember, Gus Fawait Minta Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

by Dwi Linda
09/07/2026 6:09 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang diinisiasi pemerintah pusat sebagai upaya memperluas...

Next Post
PSI

Anggota DPRD Jatim Fraksi PSI Erick Komala Bidik Jatim dan Sidoarjo Jadi "Kandang Gajah" PSI

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID