• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustasi para peserta didik harus berdamai dengan kebiasaan sekolah di depan layar/tugu jatim

Ilustasi para peserta didik harus berdamai dengan kebiasaan sekolah di depan layar. (Foto: Pexels)

2 Tahun Belajar depan Layar, dapat Apa?

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Catatan, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Auliya Rahma Maziidah*

Tugujatim.id – Dunia pendidikan yang melibatkan sepertiga anak di seluruh dunia harus menutup kegiatan belajar mengajar di sekolah dan menggantinya dengan pembelajaran digital. Berjalan 2 tahun belajar di depan layar menimbulkan pertanyaan, apa yang didapat selama ini?

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Tentu saja mendapatkan ilmu dari materi yang dijelaskan oleh guru atau dosen. Menurut salah satu mahasiswa Universitas Brawijaya, Farhana, “kira-kira saya dapat menerima 75 dari 100 persen materi dari dosen. Karena, ada beberapa pengajar yang menjelaskan tanpa disertai media (PowerPoint), dan ini merupakan salah satu faktor mahasiswa sulit menyerap bahan yang diajarkan. Sedangkan di ruang kelas, kita terbiasa melihat dosen menjelaskan sambil menulis di papan.”

Banyaknya tugas yang diberikan dengan tujuan untuk memberi pemahaman lebih kepada mahasiswa dengan mencari sendiri materi pelajaran, justru menimbulkan adanya ketimpangan antar satu tugas dengan yang lainnya. Sehingga pengerjaannya kurang optimal.

Hal ini juga menimbulkan lelah, jenuh, bosan, serta tidak sedikit yang mempengaruhi kondisi mental peserta didik. Menurut data NBC News, pelajar yang memasuki kelas lebih sedikit mengalami stress daripada yang bersekolah di depan layar. Karena interaksi maya dan nyata memiliki efek dan kesenangan yang berbeda.

Beberapa mahasiswa dalam YouTube Narasi Newsroom juga mengeluhkan adanya semangat yang hilang dari diri mereka. Interaksi maya membuat proses belajar itu sendiri tidak ‘all out’.

Sistem pembelajaran secara online ini akhirnya melahirkan generasi yang bernama ‘Generasi Zoom’. Yang selalu dituntut untuk tabah dalam menerima kondisi ini. Tak hanya itu, mahasiswa juga diharuskan untuk fokus menghadapi pesan nonverbal dari banyaknya lawan bicara.

Perhatian dari puluhan pasang mata juga seringkali mengakibatkan tekanan sosial untuk berinteraksi dan unjuk gigi. Pelajaran yang diberikan terasa lebih sulit. Serta kebiasaan kuliah tatap muka akan hilang. Karena, di rumah mahasiswa dapat berkuliah sambil mengerjakan hal lain, seperti makan, tidur-tiduran, bermain games. Sekaligus ini menjadi cara bagi generasi zoom untuk mengatasi jenuhnya belajar didepan layar.

Meskipun generasi zoom tidak merasakan asam manis kuliah konvensional, setidaknya mereka tetap bisa mengontrol diri untuk tetap semangat dan terus belajar.

*Penulis adalah mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang

Tags: Belajar depan LayarBelajar OnlineGenerasi Zoompendidikan
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Ilustrasi interaksi guru dan murid saat belajar online/tugu jatim

Belajar Daring, Guru Rasakan Learning Loss

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID