• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga Surabaya diminta naikkan bendera peringati Hari Pahlawan 10 November 2021.

Warga Surabaya diminta naikkan bendera peringati Hari Pahlawan 10 November 2021. (Foto: Basra)

Hari Pahlawan, Pemkot Surabaya Minta Warga Heningkan Cipta dan Kibarkan Bendera

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Menjelang Hari Pahlawan 10 November 2021 mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta warganya untuk mengibarkan bendera merah putih satu tiang penuh. Imbauan ini sebagaimana tertera pada Surat Edaran (SE) tertanggal 4 November 2021 yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Surat edaran bernomor 003.1/13152/436.3.1/2021 itu sudah disebarkan kepada Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, Direksi BUMN dan BUMD, Pimpinan Lembaga/Instansi Pemerintah, Pimpinan Organisasi Politik/Masyarakat/Profesi/Sosial/Pemuda/Perguruan Tinggi, Pimpinan Kantor Swasta/Asosiasi Pengusaha, Pimpinan Media Cetak dan Elektronik/Travel/Komunitas, dan juga Para Ketua RW/RT se Kota Surabaya.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Dalam SE tersebut, Wali Kota Eri menyampaikan dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021, warga diminta berperan aktif dan mendukung untuk mengibarkan Bendera Merah Putih satu tiang penuh pada tanggal 10 November 2021 mulai pukul 06.00-18.00 WIB.

“Guna menanamkan rasa nasionalisme dan nilai-nilai perjuangan bangsa, warga juga kami minta untuk memutar lagu-lagu perjuangan pada jam-jam kerja pada tanggal 1-10 November 2021 mulai pukul 08.00 WIB. Mengenakan pakaian ala pejuang pada jam kerja tanggal 9-10 November 2021. Dan memakai lencana Merah Putih di dada sebelah kiri tanggal 9-10 November 2021 pada jam kerja di masing-masing lingkungan kantor pemerintah dan swasta,” katanya kepada Basra partner Tugujatim.id, (5/11/2021).

Selain itu, ia juga meminta mengheningkan cipta pada tanggal 10 November 2021 pada pukul 08.15 WIB selama 60 detik secara serentak. Hal itu ditandai dengan bunyi klakson mobil, bedug di masjid dan lonceng di gereja. Sedangkan tema Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021 ini adalah “Pahlawanku Inspirasiku.”

“Untuk para camat dan lurah kami minta untuk segera menyebarluaskan imbauan ini kepada para pimpinan lembaga/ instansi pemerintah/ swasta dan masyarakat di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

Sumber Berita: Basra

Tags: benderaHari PahlawanPemkot SurabayaSurat Edaran
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Antiek Sugiharti, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya saat memberikan keterangan tentang jumlah anak yang orangtuanya meninggal karena COVID-19./tugu jatim

Karena COVID-19, 1.258 Anak di Surabaya Orangtuanya Meninggal

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID