• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksi bersih-bersih pantai di pesisir pantai Lekok, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/12/2021).

Aksi bersih-bersih pantai di pesisir pantai Lekok, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/12/2021). (Foto: Dokumen/Pemkab Pasuruan)

200 Ton Sampah Cemari Laut, Pemkab Pasuruan Ajak Nelayan Bersihkan Pantai

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sampah di lautan masih jadi persoalan lingkungan yang belum terselesaikan di Kabupaten Pasuruan. Tercatat sebanyak 200 ton sampah mencemari perairan laut di Pasuruan.  Untuk menanggulanginya, pemerintah setempat mengajak para nelayan melakukan bersih-bersih pantai.

Melalui program Stopping the Tap on Ocean Plastic (STOP), Pemkab Pasuruan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Lekok Asri melaksanakan kegiatan Beach Clean Up.

You might also like

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

17/06/2026 3:34 PM
Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

17/06/2026 7:00 AM

Selama 10 hari, nelayan bersama para pemerhati lingkungan dan petugas DLH membersihkan sepanjang garis pantai di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lekok hingga Rabu (22/12/2021).

Program Manajer Project STOP, Lintong Manik, menjelaskan jika sejak tahun 2020, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyediakan layanan pengolahan sampah untuk 113,000 warga di Kecamatan Lekok dan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

“Kami sudah membersihkan hingga mencapai wilayah 2,200 meter persegi di sepanjang area pesisir di tempat bermukim para nelayan dari Desa Jatirejo dan pengelola tambak di Lekok. Sekitar 200 ton sampah termasuk 68,6 ton sampah plastik berhasil dikumpulkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Heru Farianto, mengakui jika sampai saat ini memang kesadaran lingkungan masyarakat masih rendah. Sehingga masih banyak sampah rumah tangga ditemukan mengambang di permukaan air laut. Bahkan ada yang mengendap hingga di dasar samudra.

“Alhamdulillah, kita bisa kembali melaksanakan gerakan bersih-bersih pantai di Lekok. Karena sampai sekarang, memang masih banyak sampah sengaja dibuang ke laut. Padahal laut bukanlah tempat sampah, tetapi habitat bagi tempat hidup para ikan dan semua makhluk laut lainnya,” ujarnya.

Nantinya sampah-sampah dari laut itu akan dikumpulkan ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) 3R yang dibangun sejak 2020, untuk selanjutnya dipisahkan dan mana yang bisa didaur ulang.

“Selain membangun TPS 3R, kami juga menyediakan tempat sampah 3R di setiap rumah warga. Harapannya satu, yakni agar warga bisa sadar membuang sampah pada tempatnya,” imbuhnya.

Berdasarkan data DLH Kabupaten Pasuruan, setiap harinya jumlah sampah dari masyarakat mampu mencapai 1330 Ton dari total 1,9 juta penduduk.

Tags: Kabupaten PasuruanNelayan Pasuruanpencemaran lautSampah Laut
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

IKA PMII Kota Malang.

Jelang Muscab III, IKA PMII Kota Malang Rumuskan Arah Gerak Organisasi Kuatkan Fondasi

by Dwi Linda
16/06/2026 9:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang (IKA PMII Kota Malang) menggelar Kick Off Musyawarah Cabang (Muscab)...

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditangkap, Empat Orang Masih Dicari Sempat Kabur ke Kebun Warga

by Dwi Linda
16/06/2026 8:24 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal...

Next Post
Acara KADIN Award 2021, Selasa (21/12/2021)

Pemkot Kediri Yakin KADIN Mampu Jadi Wadah Berkembangnya Pengusaha Baru

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID