• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, memegang Qafisha Malia Rahmadani yang ketakutan saat divaksin.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, memegang Qafisha Malia Rahmadani yang ketakutan saat divaksin. (Foto: Dokumen)

Kisah Haru Wali Kota Kediri Pegangi Anak Yatim Korban Covid yang Takut Divaksin

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Qafisha Malia Rahmadani (7) menutup mata saat jarum suntik vaksin menembus lengan kirinya. Untuk mengurangi ketakutannya, gadis kelas 1 SD Negeri Banjaran 5 tersebut membenamkan wajahnya ke perut kakaknya, Bagas Ridho Prasetyo (14), pelajar kelas 1 SMP Negeri 5, Kota Kediri, Jawa Timur.

Sementara, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar berdiri di belakangnya berusaha menenangkan Qafisha. Kisah ini terjadi saat launching vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang digelar di SDN Banjaran Center, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (16/12/2021).

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Qafisha diantar kakaknya karena sang ayah, Arie Prastya Wibawa (33), masih waktunya bekerja. Ia bekerja sebagai pegawai honorer di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri untuk menyapu jalanan di wilayah Pare.

Sementara ibu Qafisha, Novi Wulandari, telah meninggal dunia pada 7 Agustus 2021 karena terpapar Covid-19. Novi meninggal di usia 30 tahun, empat hari setelah melahirkan putra ketiganya, Ahmad Fadli Prasetyo, yang saat ini berusia 4 bulan.

“Saya sudah berusaha pulang secepatnya, tapi memang sudah nggak terkejar untuk mengantar Qafisha suntik, untung ada pak Wali Kota yang ikut membantu menenangkan dia,” kata Arie Prastya Wibawa yang tinggal di JL Banjaran GG Carik No 21/83, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri.

Jarak tempat ia kerja di Pare dengan rumahnya sejauh 18 kilometer. Ia sering PP tiga kali Kota Kediri-Pare untuk bekerja dan tetap bisa antar jemput anaknya. Namun, kali ini dia tidak bisa meninggalkan pekerjaannya secepat mungkin untuk mengantar Qafisha vaksin.

“Matur nuwun (terimakasih) pak anak saya sudah dipegangne tadi saya telat datangnya karena harus kerja dulu,” kata Arie dalam akun Instagramnya sembari mengunggah foto anaknya yang dipegang Wali Kota Kediri.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, awalnya hanya spontan mendekati Qafisha karena bocah itu sangat ketakutan melihat jarum suntik. Lalu ia berusaha membantu menangkan.

“Yang ngantarkan juga masih anak-anak, kakaknya masih kelas 1 SMP, jadi wajar kalau anak seusia Qafisha agak ketakutan melihat jarum suntik,” jelas Abdullah Abu Bakar.

Wali Kota Kediri sendiri awalnya heran, karena Qafisha tidak didampingi oleh orang tuanya, sementara anak-anak lain yang divaksin bersama orang tua masing-masing.

“Ternyata ibunya meninggal Agustus lalu karena Covid, dan ayahnya masih bekerja nyapu jalanan di Pare. Hati saya bergetar melihat anak seusai Qafisha harus mengalami nasib seperti itu,” kata Wali Kota.

“Karena saya pernah mengalaminya, saat SD ayah saya meninggal. Jadi saya paham kerepotan orang tuanya sebagai orang tua tunggal yang harus bekerja dan tetap merawat tiga anak yang masih kecil-kecil. Untung kakaknya meski usia masih SMP sudah bisa membantu ayahnya untuk mengantar adiknya vaksin,” tambah Abdullah Abu Bakar.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengaku memiliki semua data anak yatim korban Covid-19 di Kota Kediri.

“Yang masuk kategori miskin 266 anak usia 0-17 tahun, kami di Pemkot Kediri sedang menggodok payung hukum agar bisa membantu anak-anak tersebut hingga lulus sekolah minimal SMA,” terangnya memaparkan rencananya.

“Tapi saya tidak mau program itu hanya berjalan saat periode saya menjabat, mereka harus terjamin sekolahnya hingga kelak saya sudah tidak menjabat sebagai Wali Kota Kediri. Maka itu, perlu dipayungi aturan hukum yang tegas dan jelas agar masa depan mereka bisa terjamin,” tutup Mas Abu.

Tags: Abdullah Abu Bakaranak yatimVaksinasi anakWali Kota Kediri
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Monitoring evaluasi implementasi Permendagri No 27 Tahun 2021 terkait Kepersertaan RT dan RW di Kota Kediri (15/12/2021).

Pemkot Kediri Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Ketua RT/RW dan Pegawai Non ASN

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID