• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Monitoring evaluasi implementasi Permendagri No 27 Tahun 2021 terkait Kepersertaan RT dan RW di Kota Kediri (15/12/2021).

Monitoring evaluasi implementasi Permendagri No 27 Tahun 2021 terkait Kepersertaan RT dan RW di Kota Kediri (15/12/2021). (Foto: Dokumen)

Pemkot Kediri Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Ketua RT/RW dan Pegawai Non ASN

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Guna mengimplementasikan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, Pemerintah Kota Kediri melalui Bagian Pemerintahan bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan Kediri gelar monitoring evaluasi implementasi Permendagri No 27 Tahun 2021 terkait Kepersertaan RT dan RW di Kota Kediri (15/12/2021).

Di dalam Permendagri tersebut, termaktub aturan yang berbunyi Pemerintah Daerah menganggarkan untuk jaminan kesehatan selaku pemberi kerja untuk pekerja/pegawai yang menerima gaji/upah dianggarkan dalam APBD antara lain, (i) kepala desa dan perangkat desa, serta (ii) Pegawai Non Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNPNSD).

You might also like

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM
Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM

Dalam sambutannya, Paulus Budi Luhur, Kabag Pemerintahan Kota Kediri menyampaikan sejauh ini Kota Kediri telah mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek dengan baik serta menerima manfaat yang banyak bagi RT dan RW.

“Kalau BPJS sudah bekerjasama dengan kita maka kita harus menyambut dengan baik apa yang menjadi kewajiban kita,” ujar Paulus.

Ia juga menambahkan bahwa kelurahan tidak perlu risau terkait hasil paparan monitoring pembayaran iuran RT/RW karena semata-mata hanya sebagai peta untuk melakukan evaluasi. Paulus mengimbau kepada pengguna BPJS agar membayarkan iuran tepat waktu supaya apabila terjadi klaim dapat segera diproses.

Pernyataan tersebut didukung dengan penjelasan Suharno Abidin, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kediri, yang menyampaikan dampak apabila iuran tidak terbayarkan tepat waktu, antara lain, (1) apabila terjadi kecelakaan kerja, data tenaga kerja tidak eligible saat dilakukan pengecekan di RS, (2) keterlambatan pembayaran biaya klaim kepada ahli waris, (3) tidak terlindunginya tenaga kerja baru yang belum didaftarkan akibat keterlambatan pembayaran iuran.

26d9f6b9 ad92 4ec3 b772 6c58c9a18797
Pemaparan implementasi Permendagri No 27 Tahun 2021 terkait Kepersertaan RT dan RW di Kota Kediri (15/12/2021) (Foto: Dokumen)

Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kediri mencatat jumlah kelurahan yang telah membayar iuran 100% ada 24 kelurahan, dengan rincian, Kecamatan Kota 8 kelurahan, Kecamatan Mojoroto 10 kelurahan, serta Kecamatan Pesantren 6 kelurahan pada periode Desember 2021.

Tidak hanya menghadirkan manfaat bagi peserta iuran, program BPJS Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini rupanya turut memberikan benefit bagi pihak pemerintah. Melalui program ini pemerintah dapat memberikan jaminan kesejahteraan sosial khususnya jika terjadi resiko sosial, seperti kecelakaan kerja, hari tua, bahkan hingga kematian.

BPJS Ketenagakerjaan Kediri bersama Pemkot Kediri terus berkomitmen dalam mengedukasi masyarakat melalui berbagai hal, seperti mengadakan sosialisasi secara masif pada kegiatan kemasyarakatan dan berkoordinasi dengan stakeholder.

“BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Kediri selalu berkomunikasi untuk melalukan pendekatan agar bisa mengedukasi pekerja, baik tenaga formal maupun informal melalui program-program yang diselenggarakan Pemkot Kediri,” terang Suharno.

“Dengan adanya program jaminan kecelakaan kerja maupun kematian, harapannya nanti kami butuh dukungan tidak hanya kepada Bagian Pemerintahan, tetapi kepada seluruh OPD kami mohon dukungannya sekaligus mengevaluasi terkait data non-ASN di satuan kerja masing-masing apabila masih ada pegawai non-ASN yang belum terdaftar mohon dengan hormat untuk segera didaftarkan,” imbuhnya.

Pada acara tersebut Adi Sutrisno, Lurah Burengan turut menyampaikan bahwa dalam mendukung Permendagri ini, selain kepada RT/RW pihaknya turut mengajak P3NK agar mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan ini.

“Seperti yang sudah dipaparkan tadi, Alhamdulillah Kelurahan Burengan menjadi list teratas iuran BPJS Ketenagakerjaan, oleh karena itu kita tetap mengimbau kepada warga kami bagi yang belum mendaftarkan diri untuk segera mendaftar” tandas Adi.

Tags: BPJSPemkot KediriPermendagri
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Next Post
Wali Kota Madiun, Maidi, memotong knalpot brong

Pastikan Nataru Aman, Wali Kota Madiun Pimpin Persiapan Personil dan Musnahkan Barang Bukti

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID