• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hujan es. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Tangkapan layar kristal-kristal es berjatuhan bersamaan dengan hujan lebat di Kota Malang. (Foto: Dokumen)

Hujan Es Landa Kota Malang, BMKG: Fenomena Alam Akibat Awan Cumulonimbus

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Fenomena alam tengah melanda Kota Malang. Bahkan, warga Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, digegerkan dengan adanya fenomena alam hujan es. Diketahui, hujan berbentuk kristal es itu berjatuhan disertai angin kencang pada Kamis siang (23/12/2021).

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso Malang Anung Suprayitno pun menjelaskan fenomena hujan es itu terjadi akibat terbentuknya awan cumulonimbus. Dia menyebutkan, awan itu terbentuk akibat perubahan suhu secara ekstrem. Di mana partikel air yang menguap ke udara mengalami pendinginan ekstrem sehingga terbentuk partikel es.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

“Itu hal biasa kalau hujan es dan cuaca ekstrem. Biasanya kalau di musim peralihan, awal musim atau sepanjang musim hujan, itu tetap bisa terjadi,” jelasnya.

Menurut dia, cuaca ekstrem bisa terjadi ketika matahari bersinar dengan terik saat pagi hari menuju siang hari. Di saat itu akan muncul awan konveksi cumulus. Lantaran, ada perubahan suhu ekstrem, pada siang hari menuju sore hari akan terbentuk awan cumulonimbus.

“Di situlah potensi cuaca ekstrem terjadi, mulai hujan lebat, hujan ekstrem, guntur, puting beliung, hingga hujan es,” ucapnya.

Dia mengatakan, hujan es pada umumnya bersifat lokal dalam waktu yang singkat. Kemungkinan untuk terjadi kembali juga sangat kecil.

“Jadi awan cumulonimbus itu biasanya skalanya gak bisa luas. Paling 5-10 kilometer saja, rata-rata yang terjadi arealnya gak luas dan tidak lama,” bebernya.

Dia melanjutkan, durasi hujan es memang tidak bisa diprediksi, paling lama sekitar setengah jam.

“Kalau lamanya hujan es itu gak bisa diprediksikan karena dari awan cumulonimbus paling beberapa menit sampai setengah jam. Diameter esnya tentu berbeda-beda tergantung tingkat pendinginan di awal cumulonimbus itu,” tandasnya.

 

Tags: Berita fenomena alamBerita hujan esfenomena alamFenomena alam hujan esHujan esHujan es di Kota MalangHujan es terkini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Bansos. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Anggota TNI Terbukti Terima Bansos, Dandim 0811 Tuban Ancam Tindak Pidana Militer

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID