• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Relawan sedang membangun tatakan untuk meletakan candi di Lereng Gunung Wilis, Minggu (9/1/2022).

Relawan sedang membangun tatakan untuk meletakan candi di Lereng Gunung Wilis, Minggu (9/1/2022). (Foto: Pipit Syahrodin)

Relawan Sejarah Kediri Rawat Candi di Tengah Hutan Lereng Gunung Wilis

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id– Merawat peningggalan sejarah Kediri memang sangat penting untuk pengetahuan generasi masa depan. Namun, letak candi yang berada di tengah hutan di lereng Gunung Wilis membuat artefak peninggalan zaman Pemeritahan Baweswara tahun 1112-1113 masehi itu menjadi jarang dikunjungi dan kondisinya kurang diperhatikan.

Untuk menuju tempat bersejarah masa Kerajaan Panjalu Kediri itu memang membutuhkan tenaga ekstra. Situs yang termasuk komplek Desa Pamongan, Kecamatan Mojo tersebut memang cukup jauh letaknya dari pusat kota.

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM

Untuk mencapai lokasi saja, harus naik gunung dan masuk hutan pinus sejauh lebih dari 7 kilometer dari pemukiman warga. Selain itu, jalannya hanya bisa dilewati untuk 1 motor dengan lebar sekitar 1,5 meter.

Kondisi yang beralaskan tanah dan dikelilingi semak-semak membuat candi kelihatan kurang menarik dan kurang terjaga dari kerusakan. Hal itulah yang menggerakkan relawan dari berbagai komunitas pelestari sejarah di Kediri membuat tatakan dari semen untuk peninggalan leluhur tersebut.

Bertajuk Panji Laras Ngecam dan Sarasehat, para relawan sejarah juga membuat gubuk dari bambu apos, beratap seng untuk melindungi candi.

“Sejak kemarin kita bersihkan dari rumput dan kita buat tatakan lebih rapi dan terawat,” ungkap Doni Wicaksono (49), salah satu relawan, Minggu (9/1/2022).

Kendala membawa material ke lokasi pun dirasakan. Jalan yang saat itu diguyur hujan membuat medan menjadi semakin sulit. Teksur tanah yang liat membuat jalan licin.

Sehingga, untuk membawa bahan tersebut harus menggunakan motor dengan roda khusus. Meskipun begitu kendala dapat dihadapi.

“Untuk mambawa pasir kita dibantu warga sini,” ujarnya.

Begitu pentingnya menjaga Kelestarian sejarah, kegitan yang berlangsung selama dua hari tersebut diharapkan dapat menjada kelestarian situs sejarah.

Doni mengatakan dengan merawatnya, generasi yang akan datang dapat melihat bagaimana leluhurnya memiliki kehidupan yang mengagumkan di masa lalu.

“Dengan ditata kayak rapi dibuat belajar enak, dengan menjaga peninggalan sejarah kita melihat kreativitas mbah-mbah kita dulu,” Pungkasnya.

Tags: Artefak Kerajaan KediriBenda PurbakalaKabupaten KediriSejarah Kediri
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
Seorang warga berfoto di dalam banjir setinggi satu meter yang merendam dua desa di Grati Kabupaten Pasuruan.

Banjir Satu Meter di Grati Pasuruan Rendam Dua Dusun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID