• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi taman kehati.

Ilustrasi taman kehati. (Foto: Pinterest)

Hari Sejuta Pohon Sedunia, Yuk Kenali Taman Kehati di Indonesia

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Setiap tanggal 10 Januari masyarakat dunia memperingati Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, sejuk, asri, dan sebagai upaya menyadarkan masyarakat untuk melestarikan pepohonan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Dijelaskan dalam buku Jenis-Jenis Pohon Penting di Hutan Nusakambangan karya Tukirin Partomiharjo dkk, yang dimaksud pohon yakni semua tumbuhan dengan satu batang utama yang mengayu, berdiameter setinggi dada lebih dari 10 cm dan disertai cabang-cabang lateral. Pohon berperan penting bagi kehidupan manusia, baik pada aspek kelestarian lingkungan, tata air, maupun ekonomi.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

1. Aspek Kelestarian Lingkungan

Pohon menyerap karbondioksida untuk menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis. Oksigen sangat diperlukan oleh makluk hidup dalam proses pernapasan. Menurut hasil penelitian, hutan tropik dengan susunan aneka jenis pohon, mampu memproduksi 20-30 kg oksigen per hektar per jam.

Tak hanya menyerap karbondioksida, pohon juga menyerap karbon monoksida, sulfur dioksida, dan nitrogen dioksida yang menimbulkan polusi udara. Maka, pohon dapat mengurangi pemanasan global dan menjaga suhu udara di bumi.

Pepohonan di hutan juga menjadi sumber makanan dan habitat satwa. Jika pohon ditebang dan terjadi penggundulan hutan, maka mereka akan kehilangan makanan dan tempat hidup.

2. Pengatur Tata Air

Pohon berperan penting dalam siklus hidrologi dan ketersediaan cadangan air tanah. Satu batang pohon diduga mampu menyerap 1000-2000 liter air dari dalam tanah setiap tahunnya. Air hujan akan diserap akar pepohonan dan ditampung menjadi cadangan air tanah. Maka, aliran air hujan tidak menyebabkan genangan di permukaan sehingga dapat mencegah banjir.

3. Aspek Ekonomi

Pohon menyediakan kebutuhan kayu untuk bangunan, perkakas rumah tangga, kerajinan, kayu bakar, bahan kertas, dan sebagainya. Selain itu, beberapa jenis pohon menghasilkan bahan makanan, buah-buahan, dan obat-obatan sebagai sumber makanan dan bernilai ekonomis.

Di berbagai hutan dunia, tersebar beragam spesies pohon dengan keunikannya. Indonesia sendiri dikenal sebagai megabiodiversiti di dunia karena keanekaragaman hayati yang melimpah. Indonesia menempati peringkat kelima di dunia dalam hal keanekaragaman hayati tumbuhan dengan lebih dari 38.000 spesies.

Namun, kelestarian spesies tumbuhan tersebut mulai terusik akibat aktivitas manusia seperti penggundulan dan pembakaran hutan. Akibatnya merugikan lingkungan sosial, ekonomi, ekologi dan mempercepat laju kepunahan spesies tumbuhan termasuk pepohonan.

Dijelaskan dalam buku 100 Spesies Pohon Nusantara karya Hendra Gunawan, bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencanangkan program Taman Kehati (Taman Keanekaragaman Hayati) di setiap kabupaten/kota.

Kebijakan ini dilandasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 3/2012 tentang Taman Keanekaragaman Hayati. Program konservasi tersebut menjadi salah satu upaya pelestarian dan penyelamatan spesies pohon dari kepunahan.

Taman Kehati ialah kawasan pencadangan sumber daya alam hayati lokal di luar kawasan hutan yang memiliki fungsi konservasi. Keanekaragaman hayati (Kehati) sendiri adalah anekaragam makhluk hidup di bumi beserta peran ekologisnya, meliputi anekaragam ekosistem, spesies, dan genetik.

Sementara, Keanekaragaman Hayati Lokal ialah spesies atau sumber daya genetik tumbuhan dan satwa endemik, lokal yang hidup berkembang di area tertentu secara alami.

Masih dari sumber yang sama, Taman Kehati ternyata memberikan banyak manfaat, antara lain:

a. Tempat koleksi tumbuhan, terutama tumbuhan endemik dan langka
b. Tempat pengembangbiakan tumbuhan dan satwa guna melestarikan ekosistem
c. Penyedia bibit tanaman langka termasuk pepohonan
d. Sarana pendidikan dan penelitian terkait konservasi tumbuhan dan satwa langka untuk pengembangan ilmu pengetahuan
e. Sarana pengembangan ekowisata yang bernilai ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan
f. Menjadi ruang terbuka hijau guna memperbaiki kondisi iklim mikro, dan memberikan keteduhan, kesejukan, keindahan, kesehatan, dan kenyamanan.

Sejak terbitnya Permen LH No 3/2012 tentang Taman Kehati, hingga akhir 2016, sudah ada 78 Taman Kehati yang tersebar di 21 Provinsi meliputi Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Sejumlah 69 taman dibangun pemerintah dan 9 lainnya oleh swasta. Sebanyak 29 Taman Kehati didanai APBD, 9 Taman Kehati didanai APBN, 9 lainnya inisiatif swasta.

Mengutip dari buku 100 Spesies Pohon Nusantara terbitan IPB Press, pihak swasta yang telah memprakarsai pembangunan Taman Kehati yaitu Aqua Danone Group dan PT. Pertamina RU VI Balongan.

Tags: Hari Sejuta Pohon Duniakelestarian LingkunganManfaat PohonTaman Kehati
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Labuda cafe.

Ini Kawasan Tongkrongan yang Asyik di Sidoarjo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID