• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hari HAM Sedunia. (Foto: PBB)

Hari HAM Sedunia. (Foto: PBB)

Hari HAM Sedunia: Kesetaraan di Tengah Pandemi COVID-19

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Diskusi mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) bagi setiap individu selalu menjadi topik yang tak pernah usai. Peringatan HAM internasional pun ditetapkan pada 10 Desember sejak dikeluarkannya Deklarasi HAM Internasional pada tahun 1948 lalu. Di tahun ini, tema peringatan hari HAM disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 yaitu Recover Better – Stand Up for Human Rights.

Terlepas dari sudah tersebarnya dokumen Deklarasi HAM ke berbagai negara dan tersedia dalam bahasa masing-masing, nyatanya masih banyak masyarakat yang tidak peduli tentang pentingnya HAM dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah pandemi saat ini, upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan, perlindungan, dan kesejahteraan harus dimiliki secara merata oleh setiap orang.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Hari HAM Sedunia dan pandemi COVID-19. (Foto: PBB)
Hari HAM Sedunia dan pandemi COVID-19. (Foto: PBB)

Baca Juga: Hasil Versi Quick Count, Paslon Sanusi-Didik Kembali Duduki “Singgasana” Kabupaten Malang

Dilansir dari laman PBB, peringatan hari HAM tahun ini harus menjadi momentum untuk berefleksi dan semakin fokus dalam kembali membangun tatanan kehidupan dengan memenuhi hak-hak bagi setiap individu. Pemberian HAM yang sesuai bagi setiap individu adalah kunci untuk sembuh dan keluar dari kondisi pandemic Covid-19 ini.

Pada peringatan hari HAM, 10 Desember ini, juga menjadi momen penting untuk meningkatkan kerja sama dan rasa solidaritas global demi menciptakan dunia yang damai serta sesuai dengan asas-asas kemanusiaan. Melalui seruan gerakan “Stand Up for Human Rights”, PBB juga mengajak seluruh elemen masyarakat global untuk mendukung langkah transformatif dan memberikan tindakan inspiratif untuk memulihkan kondisi yang lebih baik serta membentuk masyarakat yang tangguh dan adil.

Apalagi setelah merebaknya pandemi Covid-19, bentuk diskriminasi, kemiskinan, dan segala bentuk ketidakadilan semakin meningkat di masyarakat. Sebenarnya terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melawan persoalan HAM selama masa pandemi, yaitu:

Baca Juga: Pasangan Ipuk-Sugirah Menang Pilkada Banyuwangi Versi Quick Count LSI Denny JA

  • Menghentikan segala bentuk diskriminasi: Munculnya diskriminasi terhadap sejumlah ras dan budaya menyebabkan krisis HAM di tengah pandemi. Hal ini perlu segera diatasi untuk mencegah terjadinya diskriminasi berkelanjutan setelah pandemi usai.
  • Mengatasi bentuk ketidaksetaraan: Sebagai langkah progresif untuk keluar dari krisis, kita juga harus mengatasi ketimpangan yang terjadi selama pandemi ini. Oleh karena itu diperlukan sebuah dorongan dan kontrak sosial baru untuk tetap melindungi hak ekonomi, sosial, dan budaya.
  • Mendorong bentuk kerja sama dan solidaritas: Pandemi Covid-19 merupakan masalah kita bersama maka kunci utama untuk mengatasinya adalah dengan saling bahu membahu untuk menolong. Setiap elemen masyarakat memiliki perannya masing-masing untuk memastikan kehidupan yang lebih baik pasca pandemi.
  • Mempromosikan pembangunan berkelanjutan: Bentuk-bentuk pembangunan berkelanjutan adalah kebutuhan semua orang dan untuk kebaikan planet Bumi. Deklarasi HAM, Agenda 2030, dan Perjanjian Paris adalah landasan pemulihan untuk mengikutsertakan peran semua orang.

Baca Juga: Pilkada Sumenep: Fauzi-Nyai Eva Unggul Versi Quick Count

Pemenuhan dan kesetaraan HAM adalah kunci kehidupan bagi semua orang untuk pembangunan yang berkelanjutan. Tanpa kunci ini, sulit untuk membangun kehidupan yang berkeadilan, makmur, dan sejahtera. (Andita Eka W/gg)

 

Referensi: un.org

 

Tags: covid-19Hak Asasi ManusiaHAMHari HAM Seduniakesetaraanpandemi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Kepala Dinas Perindag Prov. Jatim, Drajat Irawan saat Pmpin Rakor HBKN Tahun 2020 untuk jaga kestabilan harga bahan pokok (bapok)

Pemprov Jatim Janji Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID