• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gas karbon. (Foto: Muhammad Zamzuri/Tugu Jatim)

Penanaman pohon di destinasi Wisata Banyu Lumut Trenggalek. (Foto: Muhammad Zamzuri/Tugu Jatim)

Kompensasi Gas Karbon, Tiga Pilar Trenggalek Tanam Pohon di Destinasi Wisata Banyu Lumut

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TRENGGALEK, Tugujatim.id – Kompensasi terhadap emisi gas buang (gas karbon) yang dihasilkan, tiga pilar (TNI, Polri, dan pemerintah) di Kabupaten Trenggalek melakukan penanaman sejuta pohon. Sasarannya yaitu di destinasi Wisata Banyu Lumut, Desa Tegaren, Kecamatan Tugu.

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran bupati Trenggalek yang mewajibkan setiap warga menanam pohon sebagai bentuk kompensasi atas gas karbon yang dihasilkan dalam aktivitas setiap hari.

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

Ternyata tanpa disadari, aktivitas yang kita lakukan setiap hari ternyata menghasilkan gas karbon yang bila tidak dikendalikan akan berpengaruh pada keberlangsungan alam. Sebab, ancaman kerusakan alam inilah yang menjadikan bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin mengeluarkan surat edaran mengenai kompensasi itu. Tujuannya untuk menyelamatkan alam bagi generasi penerus dengan mendorong Kabupaten Trenggalek menjadi Kota Hijau.

“Kami memang menargetkan Trenggalek menuju Kota Hijau. Mengukur indikator kinerja Kabupaten Trenggalek, salah satunya melalui Kota Hijau itu,” ungkap kepala daerah yang erat disapa Gus Ipin itu di Wisata Banyu Lumut, Jumat (28/01/2022).

Bersama-sama dengan Komandan Kodim 0806 Trenggalek Letkol Kav Peddy Dwi Prasetyo dan Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputra, bupati muda itu menambahkan indikatornya juga termasuk ruang terbuka hijau.

“Di dalamnya termasuk diatur ruang terbuka hijau (RTH). Terus kadar oksigen ditingkatkan, salah satu langkahnya dengan memberlakukan penanaman pohon,” lanjutnya.

Pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran, setiap individu di Trenggalek wajib menanam pohon, minimal 1 tahun disesuaikan dengan besarnya aktivitas. Semakin tinggi jabatannya, semakin tinggi aktivitasnya, sehingga semakin tinggi polusi yang diakibatkan maka semakin banyak pohon yang ditanam.

“Seperti kami, untuk bupati minimal 50 batang pohon setahun. Ini dilakukan sampai tingkatan paling bawah dan masyarakat minimal 1 pohon satu tahun,” terangnya.

Jadi, itu yang sedang pihaknya lakukan dan jenis pohon disesuaikan dengan kontur wilayah. Kalau pesisir harus bisa berfungsi sebagai green belt. Di perbukitan, pohon yang bisa menahan air dan longsoran dan di beberapa tempat seperti tempat pariwisata ditanami buah sehingga nanti bisa menjadi spot wisata juga.

Tentunya, harapan kami karena ekonomi Trenggalek ini berbasis ekonomi hijau. Kita tahu di dunia ada karbon trading dan di Indonesia semoga ada insentif bagi daerah yang memproduksi oksigen tinggi dengan banyaknya menjaga ruang kawasan hijau.

“Kemudian buahnya bisa diolah, seperti bambu bisa digunakan untuk sandang, pangan, papan, sehingga ada ekonomi yang bergerak juga,” ujarnya.

Tags: Berita tanam pohonberita Trenggalekberita Trenggalek hari iniBupati Trenggalek Mochamad Nur ArifinGas karbonPenanaman Pohontanam pohontanam pohon di Trenggalek
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Pilkada 2024. (Foto: IG @Dewanti Rumpoko/Tugu Jatim)

Hindari Data Dobel, KPU Kota Batu Lakukan Pemutakhiran DPT Jelang Pilkada 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID