BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya berusaha terus menjaga program penghijauan dengan menanam pule dan tabebuya. Tujuannya, dinas PKP cipta karya mengganti pohon-pohon yang rusak di sejumlah titik Jalan Panglima Sudirman, Sabtu (26/02/2022), untuk keindahan di trotoar.
Kepala Bidang Sarana Prasarana, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro Hery Prasetyo mengatakan, ada 20 pohon yang sudah ditanam oleh rekanan. Pohon itu berjenis pule dan tabebuya yang memilliki diameter 80-90 cm.
Untuk pohon yang mati, pihaknya langsung melakukan pergantian dengan yang baru agar lebih bagus.
“Kami langsung ganti pohon yang mati,” tegasnya.
Hery Prasetyo menegaskan, pohon yang ditanam sebenarnya sudah disiapkan jauh-jauh hari.
“Pohon pengganti sudah siap. Sebelumnya juga dilakukan pemeliharaan dalam kurun waktu selama 6 bulan terhitung sejak Desember 2021-Mei 2022,” ungkapnya.
Terakhir, Hery Prasetyo mengungkapkan, selain penanaman pohon untuk penghijauan, juga dilakukan setelah ada perbaikan trotoar dan drainase.
Untuk diketahui, bunga tabebuya memiliki keindahan seperti bunga sakura. Bunga ini memiliki kelopak warna seperti pink, ungu, putih, dan kuning. Selain warnanya yang cantik, bunga tabebuya memiliki beberapa manfaat lho.
Bunga tabebuya yang bermekaran di bulan November ini memiliki struktur ranting rindang. Pohon tersebut berfungsi untuk penyerapan karbon serta polusi kendaraan. Jadi, udara sekitar bisa lebih bersih. Istirahat siang di bawah pohon ini tentu rasanya akan sejuk sekali.
Selain itu, tabebuya juga bermanfaat mengobati malaria. Dengan kandungan berupa naphthoquinone, bunga tabebuya yang sudah diproses menjadi obat herbal ternyata ampuh melawan penyakit malaria. Di samping itu, dengan dosis yang tepat, bunga tabebuya juga bisa memperkuat sistem imun untuk mencegah infeksi.








