• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tradisi Pladu. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Warga menangkap ikan mabuk dengan jaring berukuran besar pada Selasa (22/03/2022). (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Tradisi Pladu di Sungai Brantas, Ratusan Warga Kediri Berburu Ikan Mabuk Pakai Jaring Jumbo

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Ada tradisi unik yang dilakukan warga Kabupaten Kediri. Namanya Tradisi Pladu atau mencari “ikan mabuk”. Kegiatan tahunan yang terus dilestarikan warga di sekitar aliran Sungai Brantas itu dilakukan dengan menggunakaan jaring yang berukuran jumbo dan tangkai yang panjang. Saking antusiasnya, ratusan warga di Kabupaten Kediri berbondong-bondong baris di tepi sungai yang melintasi 3 kota itu, yaitu Blitar, Tulungagung, dan Kediri.

Kenapa dibilang ikan mabuk? Sebab, ikan ini mabuk karena adanya penggelontoran air atau flushing yang dilakukan di Waduk Wlingi dan Lodoyo di Blitar. Setelah 3 tahun tidak terselenggara, rencana tersebut dimulai pada 21-25 Maret 2022.

You might also like

KBS.

Eks Dirut KBS Ditahan Diduga Korupsi Pakan Satwa, Ini Respons Manajemen

22/07/2026 3:58 PM
Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM

Salah satu warga bernama Feri, 18, menceritakan antusiasme warga melakukan Tradisi Pladu. Bahkan, dia sudah berada tepi Sungai Brantas yang berada di Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, sejak siang pukul 13.00. Dia mengaku memang menunggu acara tahunan ini. Dengan berbekal jaring berdiameter 50 sentimeter, dia berharap dapat membawa pulang ikan mabuk itu.

“Lumayan, ini seperti rekreasi. Semoga dapat banyak,” ungkapnya.

Tradisi Pladu. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)
Antusiasme warga menangkap ikan mabuk pada Selasa (22/03/2022) di Sungai Brantas, Kabupaten Kediri. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Meski dengan adanya penggelontoran air dari waduk di hulu tersebut, membuat aliran sungai menjadi lebih deras. Feri mengaku tidak takut sama sekali. Sebab, dia sudah terbiasa mengikuti kegiatan itu setiap tahun.

“Tidak takut, soalnya saya sudah biasa ikut Tradisi Pladu sejak sekolah dasar,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Sodikin, 60, warga Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo. Dia tampak bersemangat untuk menyebar jalanya untuk menangkap ikan yang sedang mabuk itu. Dia mengatakan acara tersebut memang sudah menjadi tradisi turun temurun. Dia melanjutkan, banyak ikan yang bisa didapatkan, di antaranya, ikan gabus, nila, patin, lele, dan lain- lainnya.

“Kalau beruntung bisa dapat ikan ukuran yang besar, bisa sampai beratnya 1 kilogram. Bahkan ada yang menangkap ikan memakai jaring jumbo berukuran 5 meter,” tambahnya.

Sodikin menambahkan, dia tetap berhati-hati dengan arus yang semakin deras. Dia berharap tidak ada kejadian yang tidak diinginkan.

“Tetap berhati-hati, jangan terlalu ke tengah, semoga semua selamat,” ujarnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: berita Kediri hari iniBerita tangkap ikan mabukTradisi Pladutradisi unikWarga Kediri tangkap ikan mabukWarga tangkap ikan mabuk
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

KBS.

Eks Dirut KBS Ditahan Diduga Korupsi Pakan Satwa, Ini Respons Manajemen

by Dwi Linda
22/07/2026 3:58 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur resmi menahan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD...

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Next Post
Pendaki hilang. (Foto: relawan/Tugu Jatim)

Terkuak Identitas Pendaki Hilang di Gunung Arjuno, Diduga Salah Jalur saat Mencari Bantuan untuk Temannya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID