• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Acara virtual talk show Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Kediri, Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar.

Acara virtual talk show Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Kediri, Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar. (Foto: Dokumen)

Talkshow Peran Istri Wali Kota, Bunda Fey Berbagi Pengalaman Kembangkan Tenun Ikat Kota Kediri

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Kediri, Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar, memaparkan upaya-upaya yang dilakukan Dekranasda bersama Pemerintah Kota Kediri untuk mengembangkan UMKM wastra khas Kota Kediri tenun ikat.

Apalagi pandemi Covid-19 memukul segala sektor termasuk industri tenun ikat. Hal itu dipaparkan dalam virtual talk show “Peran Penting Istri Wali Kota”, Selasa (19/4) yang diselenggarakan oleh APEKSI.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Dalam virtual talk show ini, Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar memaparkan pada bidang ekonomi bersama Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin, dan Ketua TP PKK Kota Palu, Diah Puspita Hadianto Rasyid.

“Kota Kediri memiliki warisan wastra lokal yakni tenun ikat yang berada di Kelurahan Bandar Kidul. Di mana wastra ini sudah ada sejak Indonesia belum merdeka. Terdapat kurang lebih 14 rumah industri tenun di Kelurahan Bandar Kidul,” ujar wanita yang akrab disapa Bunda Fey ini.

Pemerintah Kota Kediri memiliki komitmen besar untuk mengembangkan tenun ikat. Salah satunya dengan kebijakan melalui Peraturan Wali Kota di mana seluruh karyawan di Kota Kediri baik ASN atau swasta untuk mengenakan tenun ikat setiap hari Kamis. Selain itu, upaya lain untuk mengembangkan tenun ikat Kota Kediri ini dengan melakukan pembinaan kepada para pengrajin.

“Sebelum pandemi melanda berbagai event digelar sebagai upaya memperkenalkan tenun ikat Kota Kediri. Salah satunya Dhoho Street Fashion yang menjadi agenda tahunan. Selain itu juga ambil bagian dalam Jakarta Fashion Week dan Jogja Fashion Festival,” ungkapnya.

Istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar ini menjelaskan di masa pandemi Covid-19 beberapa upaya juga dilakukan untuk menyelamatkan industri tenun ikat. Di antaranya pemesanan masker bahan tenun ikat sekaligus upaya pendisiplinan protokol kesehatan pada masyarakat.

Pandemi Covid-19 juga menjadi momentum yang tepat untuk membawa tenun ikat Kota Kediri go digital. Fasilitasi pemasaran pun dilakukan dengan menggandeng market place seperti Tokopedia, Shopee, dan lainnya. Selain itu promosi melalui media sosial dan media mainstream juga dilakukan untuk memperluas pangsa pasar. Pemkot Kediri juga mendukung pengajuan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

“Dampaknya omzet penjualan di masa pandemi pun masih cukup aman. Untuk meningkatkan daya saing Pemkot bersama PKK juga melakukan pelatihan diversifikasi produk tenun ikat sampai di level kelurahan melalui dana Prodamas, serta, promosi dan advokasi tenun ikat ke level yang lebih tinggi juga dilakukan. Hasilnya tenun ikat menjadi salah satu outfit yang harus digunakan ASN Pemprov Jatim,” terangnya.

Bunda Fey menambahkan Pemkot Kediri memboyong alat tenun bukan mesin (ATBM) dalam berbagai ajang pameran. Dalam International Handicraft (Inacraft) ATBM menjadi daya tarik para pengunjung. Tujuannya agar calon pembeli dapat melihat langsung proses pembuatan tenun ikat. Dampaknya omset selama Inacraft kurang lebih 100 juta rupiah.

“Kreatifitas dan kolaborasi saya kira menjadi kunci. Fokus saya dari bidang ekonomi bagaimana tenun ikat Kota Kediri tidak akan hilang suatu hari nanti. Satu hal yang istimewa di Kota Kediri bahwa penenun di desa itu masih muda-muda. Ini yang menjadi suatu kelegaan saya dimana regenerasi bisa berjalan dengan baik. Harapan bahwa tenun ikat Kota Kediri akan saya temui 100 tahun lagi menjadi ada,” imbuhnya. (*)

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

Tags: Bunda FeyPeran Istri Wali KotaTalk ShowTenun Ikat Kota KediriWali Kota Kediri
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Petugas kepolisian melakukan rekonstruksi membuat animasi dalam peristiwa Laka maut yang merenggut 5 korban jiwa.

Pemudik Harus Waspada Bila Melintas di Tiga Jalur Blackspot Tuban Ini

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID