SURABAYA, Tugujatim.id – Sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk pemulihan dari pandemi Covid-19, Bukit Darmo Golf bekerja sama dengan Batalyon Arhanud Marinir Pasmar 2 Korps Marinir TNI AL menggelar vaksinasi booster. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Puskesmas Dukuh Kupang Surabaya.
Kegiatan vaksin Booster yang diadakan mulai hari Senin (25/4/2022) sampai Rabu (27/4/2022) bertempat di Club House Bukit Darmo Golf, Jl Bukit Darmo Golf G-2 Surabaya.
Vasksinisasi ini diikuti oleh Karyawan Bukit Darmo Group, Penghuni Perumahan, Golfer, serta dibuka untuk umum. Selain vaksin booster juga memberikan vaksin bagi yang belum menerima vaksin pertama atau kedua.
Dalam acara ini, Batalyon Arhanud Marinir Pasmar 2 Korps Marinir TNI AL menyediakan 300 dosis vaksin dan hanya terpakai 246 dosis.

Danyon Arhanud 2Mar Letkol Marinir Hadi Wibowo, yang berhalangan hadir diwakili oleh Pjs Pasipers Yon Arhanud 2 Mar Lettu Marinir Ari Agus Budianto serta didampingi HRM Corporate Bukit Darmo Golf, Poedjiati Tan, turut memonitor kegiatan tersebut.
Menurut Lettu Marinir Ari Agus Budianto Vaksinisasi ini sudah memenuhi target tetapi masih ada peminat yang mau vaksin. Setelah di Bukit Darmo Golf, vaksinisasi akan diselenggarakan di pasar larangan Sidoarjo dan diutamakan area publik. Lettu Ari juga mengimbau kepada para pemudik agar tetap menjaga dan mematuhi 3M.
“Maksimalkan menjaga jarak agar mudik nyaman dan aman agar bisa berkumpul dengan keluarga kembali,” katanya ketika ditemui di lokasi, Rabu (27/4/2022).
Sementara itu, HRM Corporate Bukit Darmo Golf, Poedjati Tan, mengatakan sangat berterima kasih atas kepedulian dari Arhanud 2 Marinir Pasmar 2 Korps Marinir TNI AL.
“Saya sebagai masyarakat sangat berterima kasih atas kepedulian dari Marinir TNI AL kepada masyarakat untuk dilakukan vaksinasi booster, mengingat sudah banyak perubahan signifikan dari vaksinasi yang ketiga ini. Semoga sinergitas Bukit Darmo Golf dan Pasmar 2 Marinir TNI AL terus berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes). Sebelum dilakukan penyuntikan, peserta vaksin harus melalui proses skrining terlebih dahulu oleh dokter untuk memastikan bisa atau tidak dilakukan vaksinasi.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim








