• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
WhatsApp Image 2020 03 07 at 15.17.30 1 e1583570406969

Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Punya Generasi Literasi Baru

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMENEP – Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan disebut-sebut sebagai salah satu gudangnya sastrawan. Mulai Moh Hamzah Arsa, Jamal D Ramhan, dan banyak lainnya, menempun proses belajar di pondok berlambang kubah hijau itu. Saat ini, bermunculan penulis generasi baru di Al-Amien.

Diantara generasi baru tersebut ada Ali Ibnu Anwar dan Fajrus Shiddiq, keduanya menjadi pembicara dalam sarasehan sastra di Al-Amein, Jumat (6/3). Sastrawan Syaf Anton WR dan M. Fauzi, keduanya menjadi pembicara utama dalam sarasehan tersebut.

You might also like

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM
Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

11/04/2026 3:25 AM

“Dulu banyak dikenal nama-nama sastrawan dari Al-Amien. Bisa dibilang disini (Al-Amien) itu kiblatnya sastra di Madura,” kata M. Fauzi. Maka menurutnya, generasi baru harus terus mempertahankan julukan Al-Amien sebagai gudangnya sastra.

Begitu juga dengan Syaf Anton, menurutnya penggembelengan literasi untuk generasi baru, atau santri saat ini, harus terus digalakkan. Generasi baru literasi Al-Amien kata dia, harus terus muncul. “Kalian lah penerus dari Hamzah Arsa,” kata Anton kepada santri saat sarasehan.

Pembina Sanggar Sastra Al-Amien (SSA) Moh Hamzah Arsa mengucapkan terima kasih kepada para pemateri. Pihaknya berharap akan terus muncul generasi-generasi emas dalam dunia literasi Al-Amien Prenduan. Tentu selain Ali dan Fajrus, masih banyak penulis yang berkembang dan mengharumkan nama Al-Amien. “Nah buku puisi Syahwat Batu (Ali Ibnu Anwar) dan Copet Sial (Fajrus Shiddiq) ini dipersembahkan untuk kita semua,” tuturnya.

Reporter : As’ad Al-Amien

Editor: Lizya Kristanti

Tags: pondok pesantrenSastraSumenepTugu Jatimtugujatimidtugumalang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Perjalanan Menuju Pertaubatan

Perjalanan Menuju Pertaubatan

by Dwi Linda
22/02/2026 11:43 AM
0

Oleh: Muhammad Mufid, Cerpenis Difabel di Malang Tugujatim.id - Malam sudah larut dan jalanan Kota Jakarta tampak lengang. Lampu-lampu jalan...

Next Post
Lima Hari, Semeru Masih Waspada

Lima Hari, Semeru Masih Waspada

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID