• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf.

Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf. (Foto: Dokumen/humas Pemkot Pasuruan)

Kota Pasuruan Masuk Daerah Kurang Inovatif Versi Kemendagri, Ini Tanggapan Gus Ipul

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kota Pasuruan masuk dalam daftar kota kurang inovatif menurut penilaian Kementerian Dalam Negeri. Penilaian ini tertulis dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 002.6 5848 Tahun 2021 Tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota di Tahun 2021.

Berdasarkan penilaian itu, Kota Pasuruan hanya mendapat skor 13,60. Skor yang relatif kecil ini menjadikan Kota Pasuruan mendapat predikat kota kurang inovatif.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Kota Pasuruan juga berada di peringkat ke 83 dari 93 kota/kabupaten se-Indonesia. Peringkat ini masih jauh di bawah peringkat kota tetangganya, Kota Probolinggo. Kota Probolinggo bahkan bisa menembus peringkat 10 besar kota sangat inovatif dengan skor 65,51.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf, mengakui jika Pemkot Pasuruan masih harus banyak berbenah. Menurutnya, di tahun pertama kepemimpinannya memang banyak ketertinggalan yang harus dikejar.

“Selama ini kami memang masih menyelesaikan urusan-urusan mendasar,” ujar Gus Ipul pada Kamis (12/04/2022).

Meskipun begitu, Gus Ipul menyatakan bahwa saat ini sudah mulai ada peningkatan yang terlihat. Salah satunya Pemkot Pasuruan berhasil mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Sebelumnya, selama 2 tahun berturut-turut hanya dapat predikat wajar dengan pengecualian (WDP). Selain itu, hasil Monitoring Center for Prevention dari KPK RI terhadap Kota Pasuruan juga meningkat dari 44 persen sampai 85 persen.

“Nilai SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah) kami juga masih dapat B. Itu masih kami upayakan naik. Setengah mati memang menyelesaikan urusan dasar,” ungkapnya.

Pemkot Pasuruan juga masih berupaya menciptakan inovasi pelayanan. Salah satu yang dikebut adalah pembangunan Mall Pelayanan Publik yang kini masih dalam tahap uji coba.

“Kami juga punya aplikasi E sambat, tapi kemarin belum masuk penilaian. Kami akui kalau belum inovatif. Kami kejar tahun ini ke kategori inovatif,” pungkasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Gus IpulKementerian Dalam NegeriKota Kurang InovatifKota Pasuruan
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Pasutri asal Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Sempat Tertunda 2 Tahun karena Pandemi, Pasutri asal Tuban Ini Bersyukur Bisa Berangkat Haji Tahun Ini

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID