• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kuliner manisan buah. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Hadi Sutejo menjajakan kuliner manisan buah warisan nenek moyangnya di Jalan Besar Dempo, Kota Malang, Sabtu (14/05/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Hadi Sutejo, Kakek asal Malang Konsisten Lestarikan Kuliner Manisan Buah Warisan Nenek Moyang hingga 73 Tahun

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Featured, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kuliner manisan buah! “Hmm,,, membayangkannya saja sudah bikin mulut ngiler dengan kesegarannya, apalagi jika menikmatinya secara langsung. Pasti bikin ketagihan!” Ya, kuliner yang satu ini bisa Anda jumpai di Kota Malang, salah satunya seperti yang dijajakan oleh Hadi Sutejo. Secara konsisten, kakek berusia 89 tahun ini terus melestarikan peninggalan resep kuliner legendaris dari nenek moyangnya sejak tahun 1949 atau selama 73 tahun lho!

Kakek kelahiran Pasuruan ini dulu mulai menjual kuliner manisan buah di Surabaya sejak 1949. Dia mendapatkan resep rahasia itu langsung dari orang tuanya yang juga meneruskan peninggalan nenek moyangnya.

You might also like

Tempat jogging Surabaya

12 Tempat Jogging Surabaya Favorit Warga dengan Udara Sejuk

21/07/2026 2:39 PM
Wisata Jombang

12 Tempat Wisata Jombang yang Cocok untuk Liburan Murah

21/07/2026 11:00 AM

“Saya mulai jualan manisan di Kota Malang sejak 1976. Ini asli buatan tangan saya sendiri. Tentu resepnya turun temurun dari peninggalan ayah dan nenek moyang saya,” kata Hadi pada Sabtu (14/05/2022).

Dia mengatakan, setelah berjualan di Kota Malang, biasanya menetap di Jalan Besar Dempo, setiap hari mulai sekitar pukul 11.00-16.30. Khusus Minggu, dia akan berjualan mulai pukul 09.00.

“Kuliner manisan buah yang saya jual, tapi ada juga manisan sayur. Mulai manisan buah mangga, salak, kedondong, hingga manisan sayur sawi. Ada manisan basah dan ada manisan kering juga,” ujarnya.

Hadi menjual manisan miliknya di gerobak dorong berwarna kuning, bukan di toko maupun kedai. Meski begitu, tampilan produk manisannya tampak rapi dan menggiurkan bagi Anda yang melintasi gerobak miliknya.

Hadi menyimpan manisan buah dan sayur itu dalam toples kaca berukuran besar. Bahkan, toplesnya ditata dengan rapi di atas gerobak. Warna segar dari manisan itu seolah-olah memanggil pengguna jalan yang melintas untuk menghampiri, membeli, dan menikmatinya.

“Manisan ini bahannya alami semua, gak pakai pengawet sama sekali. Jadi bahannya buah, gula pasir untuk manisan basah, dan gula merah untuk manisan kering,” jelasnya.

Kuliner manisan buah. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)
Hadi Sutejo saat melayani pembeli kuliner manisan buah buatannya pada Sabtu (14/05/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Dia mengatakan, proses produksi manisan ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa menciptakan cita rasa murni seperti yang dibuat nenek moyangnya. Dia melanjutkan, proses membuat manisan itu bisa memakan waktu 7-15 hari. Karena itu, dia mengaku selalu memproduksi manisan setiap hari agar bisa memiliki persediaan untuk dijual hari ini dan seterusnya.

“Kalau manisan kering prosesnya agak lama, sampai 10-15 hari. Kalau manisan basah hanya seminggu. Saya tiap hari buat, kan prosesnya lama jadi buat stok juga,” ungkapnya.

Dia juga mengaku mulai kesulitan mencari buah-buahan dengan kualitas baik di Kota Malang. Sebab, dia harus memesan buah mangga dari luar kota agar bisa mendapatkan kualitas terbaik. Bahkan buah cerme yang menjadi salah satu andalan manisannya kini telah tiada karena sudah langka ditemui di Kota Malang dan daerah lain.

Sementara agar kuliner manisan buah dan sayuran warisan nenek moyangnya ini tidak punah di tangannya, Hadi juga telah menurunkan resep manisannya ke anak-anaknya. Dari ketujuh anaknya, empat orang di antaranya kini juga berjualan manisan di Kota Malang.

“Memang dari orang tua saya dulu berpesan agar manisan buatan kami ini tetap ada dan tidak punah, atau tetap bisa lestari. Resep-resepnya juga kami jaga turun temurun. Mudah-mudahan manisan ini akan tetap ada hingga nanti. Saya juga akan berjualan sampai semampu saya,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berburu kulinerBisnis kulinerKota Malang hari inikuliner di MalangKuliner enakkuliner Jawa TimurKuliner Kota Malangkuliner legendariskuliner malangKuliner manisKuliner manisan buahKuliner manisan buah di Kota MalangKuliner manisan sayuranPencinta kulinerrekomendasi kuliner di Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tempat jogging Surabaya

12 Tempat Jogging Surabaya Favorit Warga dengan Udara Sejuk

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 2:39 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Mencari tempat jogging Surabaya yang nyaman dengan udara sejuk kini bisa kamu dapatkan dengan mudah. Yuk simak!...

Wisata Jombang

12 Tempat Wisata Jombang yang Cocok untuk Liburan Murah

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:00 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Kabupaten Jombang tidak hanya dikenal sebagai Kota Santri, tetapi juga memiliki beragam destinasi wisata yang menarik untuk...

Jatim Park Group.

Liburan Lebih Hemat! Promo Spesial Tiket Online Jatim Park Group Berlaku hingga 26 Juli 2026

by Dwi Linda
21/07/2026 2:37 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Jatim Park Group kembali menghadirkan promo spesial bagi wisatawan melalui program "Gratis Masuknya, Liburan Hemat" yang berlaku...

Jatim Park.

Dark Ride Mystery of Dungeon Jatim Park 1 Batu, Sensasi Jelajahi Lorong Misterius dengan Efek Visual Spektakuler

by Dwi Linda
20/07/2026 3:10 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Atraksi seru yang beragam dimiliki Jatim Park 1, Kota Batu, terdapat sebuah wahana yang menghadirkan pengalaman berbeda...

Next Post
Aksi Mayday. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

10.000 Buruh Warnai Aksi Mayday di Surabaya, Bawa Sembilan Tuntutan pada Pemprov Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID