• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus DBD. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti yang mengakibatkan kasus demam berdarah dengue.(Foto: Pexels)

Kasus DBD Renggut 4 Nyawa Warga Kabupaten Pasuruan sejak Awal 2022

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Pasuruan kembali marak. Bahkan sejak awal 2022, sebanyak 4 warga dinyatakan meninggal dunia akibat kasus DBD ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dr Ani Latifah mengungkapkan, empat warga yang meninggal dunia akibat kasus DBD dikarenakan telat mendapat penanganan. Untuk empat warga yang meninggal itu usianya beragam, mulai anak-anak hingga dewasa.

You might also like

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM
Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

17/06/2026 9:47 PM

“Demam berdarah itu harus diketahui sejak dini dan seketika diobati. Kalau terlambat penanganannya, bisa fatal hingga mengalami kematian,” ujar Ani pada Kamis pagi (26/05/2022).

Selain itu, selama empat bulan terakhir, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan mencatat ada tren kenaikan kasus DBD. Menurut Ani, sejak Januari-Mei 2022, sudah ada sekitar 238 kasus DBD. Karena itu, Dinkes Kabupaten Pasuruan kini menggalakkan penyemprotan fogging dan menggerakkan para kader jumantik agar membagikan bubuk abate kepada warga.

“Kami telah menyelidiki epidemiologi untuk memutus penularan. Termasuk menggalakkan fogging dan sosialisasi dari para jumantik ke rumah warga sambil membawa bubuk abate,” imbuhnya.

Ani mengimbau warga agar kembali menggalakkan pola 3M. Mulai dari menguras dan menutup penampungan air hingga mengubur barang bekas yang menimbulkan genangan air.

“Lingkungan kotor bisa memicu nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak. Jadi harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat, termasuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: berita Pasuruan hari iniDBDFogging DBDKabupaten Pasuruan hari iniKasus DBDKasus DBD 2022Korban DBDKorban meninggal kasus DBDKorban meninggal kasus DBD di PasuruanNyamuk Aedes aegyptiNyamuk DBD
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Next Post
Mujamil (42), pengrajin asal Pasuruan, saat membuat kerajinan patung bebek dari akar bambu.

Pengrajin Asal Pasuruan Sulap Akar Bambu Jadi Kerajinan Bebek Lucu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID