• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pertunjukan menyemburkan api dari Komunitas Reog Ponorogo dalam acara parade budaya HUT Kota Surabaya ke-729 di jalan Tunjungan, Sabtu (28/5/2022) malam.

Pertunjukan menyemburkan api dari Komunitas Reog Ponorogo dalam acara parade budaya HUT Kota Surabaya ke-729 di jalan Tunjungan, Sabtu (28/5/2022) malam. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

7 Budaya Meriahkan HUT Kota Surabaya ke-729, Warga Berbondong-bondong ke Jalan

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Kemeriahan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729 kali ini betul-betul terasa, Sabtu (28/5/2022). Pemkot Surabaya selain menggelar pawai bunga juga parade budaya yang membuat warga Kota Pahlawan ini berbondong-bondong ke jalan.

Warga memadati jalan yang menjadi rute pawai budaya ini, mulai dari jalan Tunjungan hingga Alun-alun Kota Surabaya di jalan Gubernur Suryo. Ada sebanyak tujuh budaya yang berparade kali ini, yaitu budaya Bali, Minang, Suku Sabu, India, Ende, Tionghoa, dan Reog Ponorogo. Setiap budaya ini menampilkan keunikannya masing-masing.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Misalnya, komunitas Reog Ponorogo menampilkan atraksi semburan api dari mulut. Pertunjukan ini membuat para warga terkesima. Budaya Tionghoa menampilkan pakaian khasnya yang unik dan tentu saja pertunjukan barongsai. Begitu juga dengan budaya-budaya yang lain. Suasana betul-betul terasa meriah dan membanggakan. Terlebih selama ini warga tidak bisa menikmati acara bersama seperti peringan HUT Surabaya kali ini.

Sepesialnya lagi, meski tampak ada perbedaan dari masing-masing budaya tersebut, tetapi setiap komunitas menghargai perbedaan di antara mereka dan menjadikan perbedaan itu sebagai pelangi budaya dan kesenian yang indah dan menyatu di Kota Pahlawan.

Pembukaan acara ini dimulai dari sambutan singkat Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Kemudian dilanjutkan penyampaian dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang sekaligus membuka parade tersebut sekitar pukul 18.30 WIB.

“Parade Budaya Surabaya Vaganza saya nyatakan dimulai,” ujar Khofifah menutup sambutannya dan disusul tepuk tangan meriah seluruh masyarakat di Jalan Tunjungan Surabaya.

Parade budaya dari masyarakat Tionghoa di Surabaya.
Parade budaya dari masyarakat Tionghoa di Surabaya. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

Bendera start pun dikibarkan oleh Khofifah. Barisan paling depan parade diisi komunitas jaranan dengan bunyi pecutannya yang khas. Kemudian diikuti oleh beberapa budaya lain seperti, Bali, Minang, Reog Ponorogo, komunitas Tionghoa, dst.

Tidak berselang lama, Khofifah Indar Parawansa dan Eri Cahyadi serta jajaran Forkopimda Surabaya ikut menyusul berjalan kaki menyusuri sepanjang jalan Tunjungan menuju ke Hotel Majapahit sebagai lokasi finish parade budaya kali ini.

Di sepanjang jalan Khofifah menyapa warga Surabaya dan Jawa Timur. Berkali-kali mantan menteri sosial tersebut berjabat tangan dengan warga. Warga juga tampak antusias melihat para penjabat turut serta dalam parade budaya tersebut.

Kemudian, sorakan sorai penonton terdengar semakin saat komunitas beragam suku dengan baju khas masing-masing daerah mulai berjalan memasuki jalan Tunjungan dari Jalan Praban Surabaya.

b379d409 fb07 4f18 a3cf 5ba61182de41
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, beserta Forkopimda Kota Surabaya ketika berjalan menuju garis finis parade di depan Hotel Majapahit. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim).

Mulai dari Pakraman Madya Surabaya (Komunitas Masyarakat Bali) yang terdiri dari 75 orang. Komunitas Gebu Minang Jatim dengan 17 anggota. Komunitas Suku Sabu NTT dengan 80.

Kemudian 10 orang yang tergabung dalam India Association Surabaya dengan pakaian khasnya. Perkumpulan Keluarga Ende Surabaya dengan 30 anggota, dan Komunitas Masyarakat Tionghoa yang lengkap dengan pertunjukan barongsai.

Berikutnya Komunitas Parade Karnaval Rivana Collection, catwalk beberapa model dengan tampilan kostum kebudayaan, dilanjutkan pawai dari Busana Carnival Dinas Pendidikan.

Kemudian parade kostum budaya dari berbagai SMP negeri di Surabaya, disusul Komunitas Cemeti Surabaya (KCS) dengan aksi pecutnya dan terakhir Komunitas Reog Persatuan Unit-Unit Reog Surabaya (Purbaya) yang dibina Ir. Suwandi sebagai Ketua.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Budaya BaliGubernur JatimHUT SurabayaMinangParade BudayaPertunjukan Budaya SurabayaTionghoa
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Polisi tengah melakukan olah TKP penemuan bayi di kawasan villa-villa, Kecamatan Songgoriti, Kota Batu, Jawa Timur pada Minggu (29/5/2022).

Penemuan Bayi Dibungkus Kantong Plastik di Kawasan Villa Songgoriti Kota Batu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID