• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pakar Biostatistika Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Windhu Purnomo. (Foto: Dokumen/Universitas Airlangga)

Pakar Biostatistika Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Windhu Purnomo. (Foto: Dokumen/Universitas Airlangga)

Pakar Biostatistika Epidemiologi Unair: PPKM Tak Serentak Bakal Timbulkan Penularan ‘Pingpong’

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id –  Pakar Biostatistika Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Windhu Purnomo, mengatakan bahwa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali pada 11-25 Januari 2021 perlu diterapkan total, tidak sebagian wilayah. Karena akan berpeluang menimbulkan penularan secara ‘pingpong’.

“Kalau kita mau membatasi pergerakan itu yang betul-betul harus dilakukan di seluruh wilayah pulau Jawa, Madura, dan Bali. Misalnya Surabaya sekarang PSBB yang lainnya tidak, nanti ada DKI Jakarta juga PSBB tapi Bekasi dan Depok tidak, percuma saja. Jadi, artinya PSBB itu namanya parsial dan yang terjadi penularan akan pingpong atau gampangnya itu penularan akan bolak-balik saja,” tutur Whindu, Senin (11/01/2021).

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Laki-laki yang juga menjadi Inisiator Tim Advokasi PSBB & Surveilans COVID-19 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair Surabaya itu juga menyampaikan bahwa sektor yang berkenaan dengan kebutuhan pokok, bahan bakar dan penyedia energi dalam distribusi logistik boleh beraktivitas dan berjalan. Sedangkan, faktor non esensial perlu ditutup.

“Tapi nyatanya kan yang direncanakan pemberlakuan seperti, jam malam sampai jam 7 malam. Restauran dibatasi tapi orang yang boleh makan di tempat 25 persen. Beribadah di gereja, di masjid 50 persen saja. Sektor non-esensial masih dibuka dan pergerakan tetap berjalan,” tutur dosen FKM Unair Surabaya itu menyampaikan pendapatnya.

Bagi Windhu Purnomo, PPKM merupakan pilihan, boleh tidak melaksanakan. Namun pemerintah perlu melakukan pencarian kasus sebanyak mungkin melalui ‘testing’ dan ‘tracking’, yang menurutnya masih begitu lemah dan tidak berjalan dengan baik.

“Sekarang ini banyak kasus di bawah permukaan yang belum terdeteksi, yang diumumkan hanya puncak gunung es. Indonesia kemarin umumkan ada 9000 kasus per hari, apa memang cuma 9000 Indonesia itu di masyarakat mungkin bisa 5 sampai 10 kali lipat itu sesungguhnya. Tapi kita tidak mampu mendeteksi karena testing kita rendah, tracing kita jelek,” ujar Windhu yang ingin fokus pada ‘testing’ dan ‘tracking’ ketimbang PPKM, Senin (11/01/2021).

Dosen FKM Unair Surabaya itu juga berharap agar masyarakat tetap saling mengingatkan untuk menjaga protokol kesehatan untuk mengurangi angka penyebaran COVID-19 di Surabaya. Tetap menerapkan 3M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak. (Rangga Aji/gg)

Tags: Kota SurabayaSurabayaUnairUniversitas Airlangga
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Juru Bicara Satgas COVID-19 Tuban, Endah Nurul Komariyah. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

Meski Tak PPKM, Satgas COVID-19 Tuban Imbau Masyarakat Tetap Patuh Protkes

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID