TUBAN, Tugujatim.id – Semenjak sepekan terakhir, harga telur ayam di Kabupaten Tuban dinilai melonjak tinggi. Seperti yang terpantau di Pasar Pramuka, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, yang turut merasakan kenaikan harganya.
Di pasar tersebut, para pedagang mengeluhkan tingginya harga telur ayam yang tembus hingga Rp28 ribu per kilo. Mereka khawatir, melambungnya harga telur ayam ini dapat berimbas pada jumlah pembeli yang mungkin akan memilih sumber protein lainnya.
“Sangat mahal, Mas. Kalau harga segitu. Normalnya Rp18 ribu-Rp20 ribu per kg. Lha saat ini sudah capai Rp28 ribu,” ucap Sutiah, pedagang di Pasar Pramuka saat ditemui Tugu Jatim, Jumat (03/06/2022).
Hal serupa juga disampaikan Sri Suko, pedagang sembako di pasar setempat menuturkan, imbas dari mahalnya telur juga berdampak pada sepinya pembeli.
Dia mencontohkan, jika biasanya masyarakat membeli satu kilogram. Setelah tahu harganya melonjak, mereka jadi beli setengah kilo. Untuk sekilo berisi 16-18 butir telur, tergantung ukurannya.
“Pastinya pikir-pikir beli, Mas. Uang yang dibawa seharusnya bisa mendapatkan beberapa item kebutuhan pokok. Setelah tahu harga telur yang tinggi, pasti berpikir ulang,” ungkapnya.
Perempuan yang ramah nan murah senyum ini mengindikasikan, mahalnya harga telur ayam ini akibat tingginya harga pakan ayam. Jadi, berimbas pada harga telurnya.
“Mungkin lho, Mas? Karena beberapa kali tanya ke peternak. Mereka mengeluh harga pakan yang semakin hari kian naik,” terangnya.
Dia berharap ada campur tangan pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini agar harganya kembali normal dan masyarakat bisa merasakannya.
“Ya tentu berharap harga segera normal lha, Mas. Semua pasti berdampak,” harapnya.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim








