• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja dan Lokakarya Apeksi Komwil VI.

Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja dan Lokakarya Apeksi Komwil VI. (Foto: Dokumen)

APEKSI Diskusi Konsep Sustainable City Bersama Wali Kota Malang

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komwil VI berdiskusi konsep Sustainable City bersama Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji. Acara Rapat Kerja dan Lokakarya APEKSI Komwil VI Tahun 2022 ini digelar pada Kamis (9/6/2022) di Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara.

Sutiaji yang menjadi narasumber dalam acara tersebut membahas konsep kota berkelanjutan melalui pengelolaan dan pemanfaatan sampah yang sudah dilakukan di Kota Malang.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

Dalam acara bertajuk ‘Pemulihan Ekonomi Menuju Transformasi Ekonomi Berkelanjutan’ itu Sutiaji bercerita dan berbagi pengalaman tentang “Sustainable City ala Sutiaji”. Termasuk, tentang pentingnya konsep kota berkelanjutan atau kota hijau di wilayah perkotaan.

bdd4b933 7322 4d9c 804c 36e1cb186d35
Wali Kota Malang Sutiaji (berkemeja putih) tiba di Tidore Kepulauan, Maluku Utara. (Foto: Dokumen)

Menurut orang nomer 1 di Kota Malang ini, konsep kota berkelanjutan merupakan buah dari pemikiran yang seharusnya sudah dapat terimplementasi di banyak wilayah.

“Sebanyak 56,7 persen penduduk di negara kita ini tinggal di perkotaan, artinya tata kelola perkotaan memegang peranan penting dalam rangka pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Sutiaji yang mengenakan busana casual saat itu.

“Apalagi dengan luas wilayah Kota Malang yang hanya 114,26 M2 dengan jumlah penduduk sebanyak 850 ribuan, maka sudah semestinya ini menjadi perhatian kami, utamanya adalah bagaimana sampah rumah tangga ini bisa dikelola dengan baik dan profesional,” sambungnya.

Wali Kota Malang Sutiaji (baju putih) bersama Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara (kiri).
Wali Kota Malang Sutiaji (baju putih) bersama Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara (kiri). (Foto: Dokumen)

Konsep kota berkelanjutan, lanjut Sutiaji, masuk dalam bagian visi misi Kota Malang bermartabat dimana fokus pelaksanaannya yaitu tentang pengelolaan dan pemanfaatan sampah di Kota Malang.

“Dari awal terpilih, kami sudah sangat konsen tentang bagaimana konsep kota berkelanjutan ini dapat diimplementasikan di Kota Malang. Dari segi penguatan, kami sudah menerbitkan surat edaran nomor 8 tahun 2021 tentang  pengurangan sampah plastik,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga punya banyak peluang dan sekaligus tantangan. Terlebih, jumlah penduduk Kota Malang yang ratusan ribu. Sehingga apabila sampah yang dihasilkan bisa dikelola, justru akan memberikan benefit bagi masyarakat dan Kota Malang.

3b9e70bf ab43 4a1b 8dee d3b776a5da90
Wali Kota Malang Sutiaji menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Kerja dan Lokakarya APEKSI Komwil VI pada Kamis, 9 Juni 2022 lalu. (Foto: Dokumen)

Secara rinci, Sutiaji menyampaikan bahwa dalam proses pengelolaannya, pihaknya berusaha untuk merubah paradigma pengelolaan sampah menjadi lebih terpadu dari hulu ke hilir. Seperti, membangun inovasi Bank Sampah Malang (BSM) yang sampai saat ini sudah memiliki 30 ribu nasabah dengan 72 jenis sampah anorganik yang sudah terkelola.

BSM bahkan mendapat pengakuan masuk dalam top 25 Inovasi Pelayanan Publik pada tahun 2015.

“Kami rubah paradigma ini (pengelolaan) menjadi sistem hulu ke hilir artinya hulu adalah sumber sampah sedangkan hilir adalah pemrosesan akhir. Intinya jargon yang tepat adalah bagaimana sampah ini pada akhirnya menjadi berkah,” imbuhnya.

Selain BSM, Pemerintah Kota Malang juga terus berinovasi dengan kreativitas untuk menstimulus masyarakat agar lebih peduli dalam pengelolaan sampah ini.

“Ada kreativitas lain, seperti sampah ditukar sembako yang digagas di Kelurahan Dinoyo serta Rumah diapers yang dilakukan di Puskesmas Polowijen,” kata Sutiaji.

905df6e1 324b 435c a9d5 0df5ad250617
Foto bersama jajaran pejabat di Rapat Kerja dan Lokakarya Apeksi Komwil VI di Tidore Kepulauan, Maluku Utara. (Foto: Dokumen)

Di bagian akhir paparannya,  juga menjabarkan tentang keterlibatan pihak lain dalam kerangka kolaborasi dari pentahelix menjadi hexahelix yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Malang.

“Artinya peran serta pihak akan semakin banyak, ada dari perbankan, media massa, bahkan dari UMKM yang ada di Kota Malang, semuanya dalam rangka berpartisipasi mensukseskan program dan kebijakan dari pemerintah daerah” tutup Sutiaji. (Adv)

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: APEKSIAsosiasi Pemerintah Kota Seluruh IndonesiaKota BerkelanjutanSutiajiWali Kota Malang
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Girls' Generation akan membintangi variety show untuk merayakan 15 tahun debut mereka.

Rayakan 15 Tahun Debut, Girls' Generation Bintangi Variety Show Baru

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID