• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Koperasi susu. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Pegawai Koperasi Susu Kelompok Tani Karya Amanah di Pasuruan saat mengecek tangki untuk mengangkut susu pada Rabu (15/06/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Terdampak PMK, Koperasi Susu di Pasuruan Kehilangan Separo Lebih Produksi Sapi Perahnya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Semakin merebaknya wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) di Kabupaten Pasuruan, berdampak banyak produksi susu sapi. Bahkan, produksinya menurun drastis hingga membuat pasokan ke sejumlah koperasi susu ikut anjlok.

Manajer Koperasi Susu Kelompok Tani Karya Amanah Gaung Andaka Ranggi Purbangkara menjelaskan, pasokan susu sapi dari peternak turun sampai 50 persen. Penurunan ini dia rasakan sejak 3 minggu terakhir.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Harganya tidak ikut turun. Tapi, pasokan biasanya dapat 7.000 liter susu per hari, sekarang cuma 3.500 liter,” ujar Gaung pada Rabu (15/06/2022).

Koperasi Susu Kelompok Tani Karya Amanah sendiri memilik anggota 370 peternak. Ratusan peternak ini memelihara sekitar 3.000 sapi perah yang tersebar di wilayah Kecamatan Lekok, Grati, dan Nguling. Gaung mencatat sudah ada sekitar 80 persen sapi perah yang sakit dengan gejala PMK.

“Gejala dengan mulut sakit berlendir seperti sariawan, kukunya kayak keropos terus lama-lama lepas,” imbuhnya.

Baca Juga:

Banyak Sapi Mati Mendadak, Peternak Keluhkan Produksi Susu Anjlok di Lumbang Pasuruan

Gaung menambahkan, tak hanya produksi susu yang anjlok, tapi kualitasnya juga ikut menurun. Hal itu disebabkan sapi-sapi yang sakit tidak mau makan.

“Kualitas susu itu tergantung makanannya. Kalau makannya sedikit, ya otomatis turun. Susunya juga ndak bisa keluar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Kelompok Tani Karya Amanah Udik Djanuantoro berharap agar Pemerintah Kabupaten Pasuruan bisa lebih cepat melakukan penanganan. Dia khawatir jika kondisi PMK tidak segera ditangani, para peternak bisa kehilangan mata pencahariannya.

“Peternak sapi perah ini setornya harian. Kalau pendapatan hariannya hilang, mereka mau kerja apa. Masa recovery sapi untuk bisa keluar susu lagi juga lama,” katanya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita virus PMK pada ternakHewan terjangkit virus PMKKabupaten Pasuruan hari iniKasus virus PMKKoperasi susuKoperasi susu di PasuruanSapi Terjangkit PMKStok koperasi susu
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
ROG Phone 6. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)

Tech News Update: Asus Bakal Launching Seri ROG Phone 6, Poco Rilis Seri HP Terjangkau

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID