• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sapi mati. Produksi susu. (Foto: Warga/Tugu Jatim)

Kondisi mulut sapi berliur dan memerah diduga virus PMK di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.(Foto: Warga)

Banyak Sapi Mati Mendadak, Peternak Keluhkan Produksi Susu Anjlok di Lumbang Pasuruan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Banyaknya sapi yang sakit dan mati mendadak diduga tertular penyakit mulut dan kuku (PMK) di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, membuat peternak kelimpungan. Peternak sapi perah mengeluhkan produksi susu yang anjlok akibat ternak sakit dengan gejala mirip PMK.

Ersan, salah satu peternak di Desa Panditan mengatakan, sudah semingguan ini produksi susu sapi perah miliknya menurun. Sebelumnya, dalam sehari dia bisa memerah susu sapi hingga 50 liter. Namun, kini dia hanya dapat memerah 15 liter susu.

You might also like

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

17/06/2026 9:47 PM
Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

17/06/2026 7:36 PM

“Biasanya sehari dua kali pemerahan, dapatnya 50 liter. Sekarang cuma 15 liter, itu pun sebagian saya kasih cucu, yang dijual ya tinggal 5 liter,” ujar Ersan pada Sabtu (04/06/2022).

Menurut dia, ada puluhan sapi perah di wilayahnya yang sakit dengan gejala mirip PMK. Sapi perah yang sakit itu mengalami benjolan di mulut sehingga sulit makan. Akibat kurang makan, sapi perah tidak bisa mengeluarkan banyak susu.

“Itu susunya tidak keluar karena nggak mau makan. Biar mau makan, saya harus masukkan pakai tangan ke mulut sapi,” imbuhnya.

Belasan Sapi Mati Mendadak di Lumbang Pasuruan, Dugaan Terserang Virus PMK

Para peternak sapi perah khawatir laju perekonomian Desa Panditan terhambat jika ternak terus-terusan sakit. Lantaran hampir seluruh warga di Desa Panditan bekerja sebagai peternak sapi perah. Mereka menggantungkan hidupnya dari hasil berjualan susu sapi setiap hari ke koperasi.

“Tetangga saya sampai ada yang sakit gara-gara trauma. Sehari dia produksi susu bisa 70 liter, sekarang cuma 5 liter,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, ada sekitar 11 sapi di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, yang mati mendadak. Belasan ternak yang mati tersebut meninggal dengan gejala mirip PMK. Dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan telah diterjunkan untuk mengecek dan menyuntik ternak yang sakit.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita penyebaran virus PMK terkiniBerita sapi mati terserang virus PMK di Kabupaten PasuruanBerita virus PMK pada ternakData PMK Kabupaten PasuruanData Ternak Terkonfirmasi PMKHewan terjangkit virus PMKProduksi SusuProduksi susu di Lumbang PasuruanProduksi susu di PasuruanProduksi susu di Pasuruan menurunSapi Bergejala PMKSapi mati di Kabupaten PasuruanSapi mati mendadak di Lumbang PasuruanSapi Positif PMK Kabupaten Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

Next Post
Gudang Bulog. (Foto: Warga/Tugu Jatim)

Ayah Pembuang Bayi di Sawah Belakang Gudang Bulog Pasuruan, Ternyata Pura-Pura Temukan Bayi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID