• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Buya Arrazy. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M. Gananta usai memberikan keterangan kepada awak media terkait meninggalnya putra kedua Buya Arrazy, di Mapolres Tuban, Kamis (23/06/2022). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Putra Kedua Meninggal karena Diduga Tertembak, Buya Arrazy dan Istri Sepakat Damai Tak Menuntut

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Putra kedua ulama Tuban, Jatim, Dr KH Arrazy Hasyim atau yang akrab disapa Buya Arrazy, yaitu Hushaim Shah Wali Arrazy, 3, itu meninggal dunia diduga tertembak saat bermain pistol pengawal pribadi berinsial M pada Rabu (22/06/2022). Namun, Buya Arrazy dan istrinya sudah ikhlas menerima kepergian anak keduanya itu. Mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan proses hukumnya.

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M. Gananta menjelaskan soal kepergian anak kedua Buya Arrazy itu. Dia mengatakan, keluarga Buya Arrazy merasa kasus dugaan tertembak itu adalah musibah. Mereka ikhlas menerimanya.

You might also like

KBS.

Eks Dirut KBS Ditahan Diduga Korupsi Pakan Satwa, Ini Respons Manajemen

22/07/2026 3:58 PM
Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM

“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan. Dan tidak akan menuntut kasus ini di kemudian hari,” ucap AKP M. Gananta pada Kamis (23/06/2022).

Dia melanjutkan, surat keterangan tak akan ada tuntutan proses hukum telah dibubuhkan oleh pihak keluarga Buya Arrazy. Selain itu, ada surat pernyataan dan sudah ditandatangani.

“Kemarin suratnya ditandatangani beliau (Buya Arrazy, red),” ujarnya.

Gananta menerangkan, kronologi kejadian itu berawal saat pengawal dari unsur Polri berinisial M sedang menjalankan ibadah salat Duhur. Dia meletakkan senjata api di tempat yang aman.

Nahasnya, senjata itu dibuat mainan oleh putra Buya Arrazy hingga mengakibatkan tragedi berdarah itu pun terjadi. Putra kedua Buya Arrazy yaitu Hushaim Shah Wali Arrazy mengalami luka tembak di bagian dagunya.

“Korban berusia tiga tahun. Dia meninggal dunia dan langsung dikebumikan,” terangnya.

Dia melanjutkan, untuk pengawal pribadi berinisial M telah diserahkan ke satuannya untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, kabar duka datang dari keluarga KH Arrazy Hasyim atau lebih terkenal dengan sebutan Buya Arrazy. Anak keduanya yang bernama Hushaim Shah Wali Arrazy, 3, meninggal dunia pada Rabu siang (22/06/2022) di rumah kakek neneknya di Desa/Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Diduga dia tertembak saat bermain pistol pengawal pribadinya berinisial M hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Diduga meninggalnya putra ulama besar ini ada unsur kelalaian dari salah seorang anggota Polri. Dugaan ini dibenarkan Kapolres Tuban AKBP Darman saat ditemui di lokasi rumah duka.

Dia mengatakan, dalam kejadian itu ada unsur kelalaian sehingga terjadi kecelakaan yang korbannya seorang anak laki-laki kecil putra ulama (Buya Arrazy). Namun demikian, kelalaian itu bukan suatu kesengajaan.

“Ini murni kecelakaan, tidak ada unsur kesengajaan,” ujar Darman.

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Buya ArrazyBuya Arrazy HasyimKabupaten Tuban hari iniKematian anak kedua ulama besar Tuban Buya ArrazyKorban dugaan tertembakKorban dugaan tertembak pistol pengawalPutra kedua ulama Tuban Jatim Dr KH Arrazy HasyimUlama besar Tuban Buya ArrazyUpdate kasus kematian putra ulama besar Tuban
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

KBS.

Eks Dirut KBS Ditahan Diduga Korupsi Pakan Satwa, Ini Respons Manajemen

by Dwi Linda
22/07/2026 3:58 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur resmi menahan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD...

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Next Post
Warga bergotong royong membersihkan sisa kebakaran Pasar Bungkal, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Sisa Kebakaran Pasar Bungkul Bojonegoro Dijual ke Pengepul Barang Rongsok

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID